Anwar Ibrahim Dibebaskan Besok

Anwar Ibrahim dan WAN Azizah (utusan online)

Batamupdate.com

KUALA LUMPUR,- Seorang reformis yang dipenjara di Malaysia Anwar Ibrahim kemungkinan akan dibebaskan pada Rabu siang (16 Mei) setelah Dewan Pengampunan di Kuala Lumpur bertemu pada hari yang sama untuk membahas pembebasannya.

Proses pelepasan Datuk Seri Anwar akan dilakukan di Rumah Sakit Rehabilitasi di Cheras di sini tanpa mengharuskan pemimpin de facto Parti Keadilan Rakyat (PKR) untuk dibawa kembali ke Penjara Sungai Buloh, kantor berita Bernama melaporkan.

Sekjen PKR Datuk Saifuddin Nasution mengatakan Anwar diperkirakan akan dibebaskan setelah Dewan Pengampunan bertemu pada pukul 11 ​​pagi pada hari Rabu untuk membahas permohonan pembebasannya dan pengampunan penuh.

“Jadi, kami berharap (pembebasan) akan besok siang sebelum pertemuan pada sore hari di Petaling Jaya,” katanya kepada wartawan setelah mengunjungi Anwar di rumah sakit pada hari Selasa (15 Mei).

Anwar, 70 tahun, menjalani hukuman penjara lima tahun atas kasus sodomi. Dia dan pendukungnya mengatakan tuduhan itu bermotif politik.

Pengampunan kerajaan akan membalikkan keyakinan Anwar dan membuatnya memenuhi syarat untuk secara aktif berpartisipasi dalam politik. Dia telah dirawat di rumah sakit selama beberapa bulan pulih dari operasi bahu.

Pakatan Harapan, sebuah aliansi empat partai yang dipimpin oleh Tun Dr Mahathir Mohamad dan Anwar memenangkan pemilihan umum pekan lalu, mengusir koalisi Barisan Nasional yang berkuasa untuk pertama kalinya dalam sejarah bangsa Asia Tenggara.

Devamalar R. Mugam muncul di Pusat Rehabilitasi Cheras di Kuala Lumpur pada 15 Mei 2018, dalam sari khusus dalam warna logo Parti Keadilan Rakyat hanya untuk mengetahui bahwa pemimpin de facto partai Anwar.

Dr Mahathir dilantik sebagai Perdana Menteri, membuatnya menjadi pemimpin tertua di dunia yang dipilih secara demokratis.

Selama kampanye, Dr Mahathir, yang menjadi perdana menteri selama 22 tahun dalam tugas sebelumnya dari tahun 1981, berjanji untuk menyingkir dan menjadikan perdana menteri Anwar begitu dia diampuni.

Pada hari Senin, Datuk Ahmad Dahlan Ab Aziz, Pengawas Keuangan Rumah Tangga Kerajaan, mengatakan Raja Malaysia Raja Muhammad V telah menyetujui bahwa semua prosedur mengenai proses Dewan Pengampunan pada Anwar diselesaikan pada 16 Mei.

Anwar memulai hukuman lima tahun penjara pada Februari 2015 setelah Pengadilan Federal menguatkan vonis bersalahnya atas tuduhan menyodomi mantan asisten pribadinya.

Anwar, yang menjalani hukumannya di Penjara Sungai Buloh, telah dijadwalkan dibebaskan pada 8 Juni.

(Bernama,Reuters,Rdk)

Bagikan

Post Comment