Banyak Pejabat Indonesia Berjudi di Casino Singapura

Marina Bay Sands Casino (Foto:Batamupdate.com)

Batamupdate.com, Singapura- Sejumlah pejabat Indonesia baik itu dari kalangan sipil pemerintahan maupun dari anggota legislatif keranjingan berjudi di dua Casino di Singapura, yakni Marina Bay Sands (MBS) Casino dan Resort World Sentosa (RWS) Casino.

Data yang diperoleh JARINGAN TIM KHUSUS (JTK) Batamupdate.com selama 5 hari melakukan investigasi di dua Casino tersebut menunjukkan bahwa ada oknum pejabat yang bepergian ke Singapura lalu berjudi.
Dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No 29 Tahun 2016 diatur mengenai Pedoman Perjalanan Dinas Luar Negeri bagi Pegawai Negeri Sipil, Pejabat Daerah, maupun angota DPR, DPRD tingkat daerah. Pejabat negara tersebut terlebih dahulu harus mengajukan surat permohonan ke Kemendagri.

Dari penelusuran JTK Batamupdate.com terlihat dari fakta yang ditemukan bahwa ada pelanggaran lain yang dilakukan para pejabat, selain pelanggaran izin, mereka juga dengan mudahnya mentransfer sejumlah uang hingga puluhan miliar.
Dari sejumlah uang yang dibawa ke Casino baik di RWS dan Marina Bay Sands ada yang dibawa dalam bentuk tunai dan ada pula dalam bentuk ‘transfer cash money’.

Hal inilah yang menurut sumber JARINGAN ini yang dicurigai. “Ada seorang pemain dengan modal sampai 20 Miliar. Sebagian uang itu ditransfer sebagian dibawa langsung. Ini gimana bisa,” ujarnya.

Undang-Undang No 8 Tahun 2010 mengatur segala bentuk pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Pasal 34 dan 35 mengatur mekanisme membawa uang tunai senilai 100 juta rupiah atau lebih keluar dari pabeaan Indonesia. Nominal 100 juta itu dalam bentuk rupiah ataupun mata uang asing atau instrumen pembayaran lainya seperti cek, cek perjalanan ataupun bilyet giro diwajibkan untuk melapor ke Bea Cukai , bila lebih dari 100 juta dan tidak melaporkannya kepada petugas maka akan dikenakan denda sebesar 10 persen dari nominal yang dibawa. Izin dari Bank Indonesia wajib juga dilampirkan bila membawa uang dengan jumlah tersebut.

Batamupdate.com mencoba menanyakan ke Kementerian lewat jaringan seluler dari Singapura ke Indonesia, mendapat informasi ini pihak Kementerian sangat respek dengan laporan yang disampaikan. Dalam waktu dekat pihak Kementerian Dalam Negeri akan melaporkan permasalahan ini di Sidang Kabinet agar Presiden Jokowi sesegera mungkin melakukan tindakan kongkrit.

Jumlah warga negara Indonesia yang keranjingan berjudi di dua Casino Singapura sangat dominan bila dibanding dengan warga asing lainnya, mencapai hampir 40 persen. Dalam kurun waktu lima tahun belakangan sejak dua Casino tersebut dibuka diperkirakan sudah mencapai seratusan triliunan uang berpindah dari Indonesia ke Singapura karena disedot meja-meja judi dan mesin slot Jackpot di Casino.
“Ini sangat merugikan Indonesia. Apalagi sekarang keadaan ekonomi Indonesia lagi sulit, sementara ada cavital flight ke luar negri,” kata pejabat di Kementerian Keuangan di Jakarta.

Tim Batamupdate.com akan segera melaporkan dan menyampaikan data-data para pejabat dan anggota DPR dan DPRD yang keranjingan itu. Tim sudah kembali ke Jakarta, Senin pagi.

(TIM)

Bagikan

Post Comment