BERANGUS JUDI DI BATAM MENUNGGU JOKOWI

Ada pengusaha kecil sampai masyarakat biasa berpenghasilan pas-pasan. Ada pegawai kantoran sampai manajer. Pegawai Negri Sipil (PNS)‎ dan dari instansi lainnya. Karyawan industri dan bahkan anak sekolah pun banyak‎ terjerumus di mesin judi elektronik itu.

Ketua Bara JP (Barisan Relawan Jokowi Presiden) Kepulauan Riau Brigaldo gerah juga mendengar kabar kegiatan  haram yang tidak dapat diamankan Polri ini. “Saya akan lapor ke Presiden Jokowi, tapi saya upayakan dulu menanyakan ke Walikota, Gubernur, Kapolda setempat,” ujar Brigaldo, salah seorang tim sukses andalan pemenangan  pada pilpres lalu kepada Batamupdate.

Kita sangat berharap anggota Barisan Relawan ‎(Bara JP) pemenangan Jokowi ini akan menyampaikan langsung ke Presiden soal keberadaan kasino-kasino mini di kawasan ini. ” Kita tunggu”, kata Aripin Harza, pengamat sosial perkotaan.‎

Walikota Batam Muhammad Rudi SE , dalam beberapa momen menyatakan akan segera mengambil tindakan soal maraknya judi  yang diperkirakan ber-omzet miliaran rupiah perhari itu. “Tunggu saya dilantik Maret, akan kita evaluasi,” ujarnya diplomatis Februari lalu. Tapi hingga walikota–yang diusung Partai Demokrat itu– dilantik minggu lalu,  judi gelper  yang izinnya dikeluarkan Pemko Batam, justru semakin marak. Termasuk ‎ judi togel dan online non gelper.

Sumber terpercaya di kantor Kota Batam di Batam Center mengatakan  sudah banyak pengaduan masyakarat melaporkan tentang perjudian ini. Apalagi korbannya banyak warga Batam.

Investigasi Batamupdate mencatat, tak terhitung lagi masyarakat yang tengkurap keuangan keluarganya gara-gara pemerintah setempat membiarkan dan memberi izin atas kegiatan  ” plasik  penghisap darah” masyarakat Batam ini.

“Uang saya sudah koyak sekitar 400 juta rupiah‎,selama terjebak di meja judi. Saya tak sadar. Permainan judi itu tersedia.  Coba tidak disediakan pemerintah, nggak gini nasib saya”, kata Ruki pengusaha catering ini sembari menyesali dirinya. Efek domino negatifnya  bagi dia, usaha cateringnya sudah  goyang dan bisa jadi berakhir kolaps.

Lain lagi dengan, Gusli Riawan “Saya menyesal, rumah tangga saya berantakan, anak terancam gak sekolah lagi,” ujar pekerja shipyard ini.
‎Baik Ruki maupun Gusli, adalah contoh kecil dari ribuan korban meja judi gelper  dan judi bola online di sini. Gelper adalah singkatan Gelanggang Permainan yang seyogyanya disuguhkan untuk anak-anak. Tapi sekarang sudah bergeser menjadi arena perjudian semi kasino yang dijuluki Gelperosa (Gelanggang Permainan Orang Dewasa).

Data acak Batamupdate lebih kurang 100 lokasi gelper yang dihelat setiap hari. Kebanyakan beroperasi 24 jam alias nonstop. Setiap lokasi, paling tidak , menyediakan meja judi elektronik dengan puluhan unit dan bahkan ada mencapai seratus unit.  Dari operasionalnya saja, sebenarnya,  sudah melanggar izin hiburan dari kepolisian. Artinya sudah tidak ada alasan tidak menindak.

Sementara pihak kepolisian tak berkutik, lalu tutup mata saja atas kegiatan penyakit masyarakat (Pekat) yang sangat meresahkan ini.

Kapolri Badrodin Haiti ketika  kunjungannya ke Batam dalam rangka sosialisasi Kawasan Perdagangan Bebas Batam (KPBB) dan Kawasan Palabuhan Bebas (KPB) tak begitu merespon “laporan” wartawan disini yang mengonfirmasinya. Ditanya doorstop, justru Jenderal Bintang Empat ini tak memberi jawaban pasti  ke para kuli elektronik itu. Lalu dia pun dengan cepat berlalu masuk ke mobil yang membawanya. Apalagi para watawan  seolah dihalangi pengawalnya  untuk mendekat, sehingga Kapolri tak dapat diwawancarai leluasa.

Didapat informasi Badrodin yang bulan Juni mendatang akan pensiun itu, seketika buru-buru karena akan  menyeberang ke Singapore dengan kapal feri  bersama anak Tomy Winata. Tentang kebenaran informasi tersebut, belum terkonfirmasi.

DI ERA JOKOWI JUDI KOK ” BEBAS”?

Ribuan orang setiap hari asik berjudi mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Mereka justru berbaur bareng  bermain dan  sudah sama-sama terserang “kanker” gelper yang sangat akut.

Dari ribuan pemain inilah para cukong usaha hitam ini mengumpul  pundi-pundi mereka, membuat periuk nasi para korbannya tengkurap.

‎Keuntungan  para cukong ini pula lah yang diduga sebagian mengalir ke kantong pribadi sang pelindung bisnis haram ini. Lalu istilah “papa minta jatah” pun menjadi pameo yang menyeruak di Batam. Keuntungan usaha gelap ini juga diduga keras mengalir kekantong oknum pejabat kepolisian, oknum TNI, oknum aparat lainnya yang cawe-cawe dipusaran perjudian ini. Termasuk dugaan masuk ke kocek Kepala Badan Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (KPMPTSP) Kota Batam Gustian Riau, sang pemberi izin. Soal kebenaran tudingan ini, sampai setakat ini, Gustian belum dapat dihubungi di kantornya, karena menurut salah seorang staf di kantor itu sang bos sering di luar, apalagi pasca terpilihnya Rudi SE sebagai wali kota menggantikan Ahmad Dahlan.

Benarkah di era Presiden Jokowi perjudian “bebas” beroperasi, khususnya di Batam? Setidaknya realitas di lapangan ‎yang menjawabnya sebagaimana digeber di tulisan ini. Sementara sebelum era pemerintahan Jokowi, judi memang dilarang keras, paling tidak dalam kurun waktu, selama sepuluh tahun.

Masih membekas di ingatan kita, di masa kepemimpinan Presiden SBY dan di masa tongkat komando Polri masih di tangan Jenderal Polisi Sutanto. Masa itu, segala macam bentuk judi,  kecil maupun besar di setiap sudut negeri ini, pasti diberangus.  Bos-bos judi dikejar sampai kelubang semut, jika coba membuka lapak judi.(istimewa)

Bagikan

4 Comments - Write a Comment

  1. Banyak warga yg senang klo jackpot di buka, hotel, warung makan, taxi, ojek, sampai tukang parkir kebagian rezeki krna bnyak warga singapore dan malaysia bermain jackpot di batam.
    Lihatlah setelah jackpot di tutup, batam ini sepi..
    Cobalah angkat berita tentang diskotik tmpat sarang narkoba & prostitusi yg merusak generasi bangsa. Terimakasih..

    Reply
  2. pak ihwan, kalau bisa tututp sampai kiamat saja lah, tak ada untung buat masyarakat ato negara yang agen itu kan type labil, apa yang diambil untungnya. ini kegiatan peta umpet, sekarng aja masih ada yang buka diapertemen ramayana, top 100 jodah, planet holiday cuma kan ini peta umpet, kalau dibasmi sangat mantap……….., discoteqe itu apalgi kan itu ditegak pakai tangan kanan, planet Group itu kan ada tangan kanan tim hukum yang tersirat mereka kebal hukum….

    Reply
  3. dibatam sudah mulai kasak kusuk, ada kelompok yang bersuwaka kecoklat pusat untuk membentuk tim kordinasi 303 batam, sebaiag sudah ada yang berjalan sembunyi, ramayana apertement, top 100, planet dan har bour by. agar pemerintah benar-benar menegak kan amanah uu untuk tidak masyarakat mengantung kehidup disitu.

    Reply

Post Comment