Harga Murah Faktor Pasar Kaget kian Digandrungi

Pasar kaget di Jalan Hutatap (Foto:Dolly/Batamupdate.com)

Batamupdate.com

Batam – Eksistensi pasar kaget di Batam berdampak positif dan negatif bagi masyarakat. Barang yang ditawarkan di pasar ini, sama jenisnya dengan barang yang ada di pasar tradisional permanen .

Pasar kaget biasanya berada di pinggir jalan permukiman warga, hal ini menjadi keuntungan sekaligus jadi dilema.
Untungnya, warga tak perlu jauh belanja kebutuhan pokok. Dampak negatif, penataan parkir yang kurang dikelola membuat arus lalulintas semerawut. Itu yang dikeluhkan pengguna jalan.

“Jalannya jadi macet bang, ramai yang belanja. Parkirnya kurang teratur,” ungkap Dian warga Batu Aji kepada Batamupdate.com.

Di Batu Aji Pasar Kaget tersebar di delapan titik. Contohnya di Putri Hijau, Hutatap, Kavling Nato dan Sagulung Baru terbilang pasar yang paling ramai dikunjungi pembeli.

Waktu pasar kaget beroperasi bervariatif, ada yang sekali seminggu, tiga kali seminggu bahkan ada yang tiap hari.
“Kalau pagi buka dari jam 7 sampai jam 11. Kalau sore buka dari jam 3 sampai jam 8 malam bang,”ungkap R salah satu anggota pedangang pasar kaget.

Selain tak perlu belanja jauh, harga di pasar kaget yang terbilang murah juga menjadi faktor utama masyarakat menggandrungi pasar ini.

Batamupdate.com mewawancarai konsumen yang sedang berbelanja di pasar kaget Simpang Hutatap, Kamis 18.00 WIB (21/06/2018) mengenai alasannya belanja di pasar kaget. “Kalo saya sih senang dengan adanya pasar kaget di daerah ini. Lokasinya dekat rumah dan harganya pun murah. Jadi saya bisa sekalian belanja setelah pulang kerja, tidak perlu repot-repot pergi ke pasar yang jauh lagi,” ujarnya.

SR salah seorang pengelola pasar kaget membenarkan bahwa pasar kaget memang ramai dikunjungi pembeli. Keistimewaan pasar ini, pedagang langsung menemui konsumen. Itu dikatakannya karna pasar ini berada di komplek permukiman padat penduduk.
“Ramai bang pasar ini, ibu-ibu bisa jalan kaki untuk belanja. Harga kebutuhan pokok disini pun terjangkaulah”, ungkap SR kapada Batamupdate.com, Kamis(21/06).

Ditanya bagaimana pihaknya menjaga agar masyarakat sekitar tidak komplain atas sampah dan dampak lain yang ditimbulkan pasar itu SR pun menjawab Batamupdate.com.
“Kami bersihkan setelah pasar tutup, untuk parkir kendaraan kami usahakan mengaturnya, agar pengguna jalan tak terganggu,” ungkap SR.

(Dolly N)

Bagikan

Post Comment