Kadin Batam Baru Mau Rakor, Kadin Kepri Layangkan Surat Ke Jokowi

Ketua Kadin Batam Jadi Rajagukguk (Foto: twitter.com)

Batamupdate.com

Ketua Kadin Batam Jadi Rajagukguk mengatakan pihaknya baru akan membahas di rapat koordinasi (rakor) soal penolakan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batam.

“Sekalian saja di Rakor itu dibahas bersama, karena semuanya menyampaikan hal serupa,” ujar Jadi di Graha Kadin Batam, Senin (7/5/2018) kepada Batamnews.co.id

Sementara Ketua Kadin Kepri AkhmadnMakruf Maulana, sudah melayangkan surat penolakan ke Presiden RI Joko Widodo di Jakarta.

Surat penolakan yang dilayangkan itu,  dari 15 asosiasi pengusaha yang tergabung dalam Kadin Provinsi Kepri No: 39/KU/KADIN-Kepri/IV/2018, perihal: Usulan dan Tanggapan KEK Batam.

Adapun sejumlah Asosiasi tersebut,  yakni Kadin Kepri, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kepri, REI Batam, PHRI Batam, Forum Pengusaha Pribumi Indonesia (Forppi), INSA Batam, DPD Akklindo Kepri, Dekopinda Batam, BSOA, Gapeksindo, Asprindo, DPD Asita Kepri, Aexipindo, Organda Batam, dan HIPPI.

Sebagaimana dijelaskan Makhruf kepada media, Minggu (6/5/2018) bahwa Kadin Kepri bersama asosiasi dan himpunan pengusaha di Batam menyampaikan keberatan status FTZ Batam dirubah menjadi KEK.

Batamupdate.com melalui pesan WhatsApp menanyai Jadi Rajaguguk, Senin (7/5). Media ini menanyakan apa nantinya sikap Kadin Batam dan asosiasi sektoral akan sejalan dengan Kadin Provinsi itu.
“Kita nanti belum tahu seperti apa, kita dengarkan dahulu ya,”.

(om)

Bagikan

Post Comment