Kasus Tarian Erotis di Batam Polisi Barelang Kalah dengan Polisi Jepara

Ilustrasi (Foto:google)

Batam, Batamupdate.com

Polisi Resort Barelang, Batam, hingga kini belum menetapkan tersangka kasus tarian erotis yang terjadi Sabtu(14/4) di alun-alun Engku Putri, Batam center.

Padahal menurut Kasatreskrim Polresta Barelang AKP Andri Kurniawan bahwa laporan atas kasus di Dataran Engku Putri sudah masuk.

“Iya benar ada yang melapor dari ormas Forum Pembauran Kebangsaan,” katanya kepada wartawan di Mapolres Barelang Minggu (15/4).

Andri melanjutkan, saat ini kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan pihak kepolisian.

“Sekarang masih dalam penyelidikan, kan yang dilaporkan itu terkait adanya konten pornoaksi. Kami masih mempelajari konten pornografi seperti apa itu. Kan nggak bisa sembarangan aja menentukannya,” kata dia.

Untuk tiga orang penari yang dikabarkan diperiksa, Andri masih enggan berkomentar.

Baik kasus pornoaksi yang terjadi di Jepara, Semarang, Jawa tengah tempos atau hari kejadiannya bersamaan Sabtu(14/4). Namun polisi resort Jepara telah menetapkan dua orang tersangka dan sekalian menahannya, Minggu (15/4). Sementara dalam kasus porno aksi di Batam masih lidik-lidik.

Sejumlah pihak mempertanyakan kelambanan proses penanganan kasus erotis ala Batam ini.
“Apa beda polisi Jepara dengan polisi Batam,” kata Andre warga Batam mempertanyakan.

Andre yang tinggal di Nagoya itu meminta agar polisi dengan segera mentersangkakan panitia pelaksana dan pihak terlibat.

Masyarakat Batam, katanya, sangat ramai yang sudah marah. “Jangan sampai masyarakat beringas lagi karena kelambanan polisi bekerja. Tengok tuh polisi Jepara. Tirulah,” ujarnya dengan nada kesal.(om)

Sumber: batamnews.co.id

Bagikan

Post Comment