Kata-kata Bijak Pendiri Google yang Patut Disimak

Larry Page sebagai pendiri Google (Foto:Getty Image)

Batamupdate.com, Lifestyle – Larry Page termasuk nama paling tenar di dunia teknologi. Bersama Sergey Brin, dia mendirikan Google yang telah menjelma menjadi perusahaan mesin cari online terbesar di dunia.

Banyak hal yang bisa dipelajari dari kesuksesan Larry Page. Tidak jarang ia membagikan kalimat motivasi yang mungkin bisa membangkitkan semangat bagi yang membaca atau mendengarnya. Ini di antaranya:

– Kupikir lebih mudah untuk membuat kemajuan dalam impian yang mega ambisius. Karena tidak ada orang lain yang cukup gila untuk melakukannya, jadi kalian hanya punya sedikit kompetitor. Faktanya, hanya ada sangat sedikit orang yang segila itu.

– Momen yang kita punya dengan keluarga dan teman, kesempatan yang kita miliki untuk membuat perubahan besar di dunia atau perubahan kecil pada seseorang yang kita cintai, semua kesempatan sangat bagus itu diberikan oleh kehidupan, (dan) diambil juga oleh kehidupan. Hal itu bisa berlangsung lebih cepat dari yang kalian pikirkan.

– Kalian tahu kan rasanya terbangun di tengah malam dengan sebuah impian yang sangat jelas? Dan kalian tahu jika kalian tidak punya pensil dan kertas di tempat tidur, hal itu akan lenyap seluruhnya di pagi hari. Kadang sangat penting untuk bangun dan berhenti bermimpi. Jika sebuah mimpi sangat besar menunjukkan dirinya, tangkaplah.

– Kami memiliki sebuah mantra, don’t be evil (jangan menjadi jahat), yang berarti adalah melakukan hal terbaik yang kami ketahui untuk user kami, kustomer kami dan setiap orang. Jadi kupikir jika kami dikenal karena mantra tersebut, itu adalah sesuatu yang bagus.

– Kalian tak ingin menjadi Tesla. Dia adalah salah satu penemu terbesar, namun ceritanya menyedihkan. Dia tak bisa mengkomersialisasi apapun. Kalian lebih ingin menjadi seperti Edison. Jika kalian menemukan sesuatu, itu belum membantu seorangpun. Kalian harus menunjukkannya ke dunia, kalian harus memproduksinya, menghasilkan uang sehingga kalian bisa mendanainya.

– Jika kami termotivasi dengan uang, kami sudah menjual perusahaan jauh di masa lalu dan akan berakhir di pantai.

– Banyak perusahaan tidak sukses seiring berjalannya waktu. Apakah kesalahan mereka secara fundamental? Mereka biasanya melalaikan masa depan. Aku mencoba fokus pada hal itu. Bagaimanakah masa depan akan menjadi?

 

(Sumber:detik.com)

Bagikan

Post Comment