Kedai Kopi Johny ala Batam Hotman Paris Kemarilah!

Kedai Kopi Johny (Foto:Batamupdate.com)

Batam– Nama kedai Kopi Johny di Jakarta viral di jagat medsos. Diviralkan pengacara kaya raya. Hotman Paris Hutapea.

Tapi tak salah bila kedai kopi yang di Batam ini perlu Hotman ketahui. Tak seviral Kedai Kopi Johny di Jalan Kopyor Raya BlokQ1 Nomor 1, Jakarta itu.

Kedai Kopi Johny ala Batam ini berada  di bilangan Pasar Pasir Putih Blok A No 24, Batam Center. Masih di kawasan foodcourt Pasir Putih.

Jumat(7/9), kru media ini pun mengunjungi kedai Kopi Johny di Batam itu. Pemiliknya seorang Tionghoa. Dia mengaku bernama Alextriadi. Mengapa kedai kopinya diberi nama Jhony?

“Nama adek saya yang Johny. Kami buka usaha bersama. Mobil saya juga berpelat polisi Johny,” ucapnya sambil menunjukkan plat mobil nya yang terparkir di depan kedai itu.

Di pelat nomor polisi mobil Avanzanya, tertera BP 170 NI. Memang sedikit ada perbedaan kecocokan nomor plat mobil itu untuk menggambarkan nama Johny. “Tapi mirip lah,” kata pria 37 tahun itu seraya “ngakak”.

Di kedai yang luasnya sekitar 10×10 meter itu, tampak di isi tujuh steileng makanan. Lengkap dengan alat masak. Berbagai menu makanan di sajikan di sana.

Mulai dari roti-rotian. Makanan nasi dengan lauknya. Berbagai varian makanan berbahan mie. “Teh susunya juga enak. Apalagi kopinya,” kata seorang pengunjung di sana.

Jumat di pagi hari itu, kedai Johny tampak di tongkrongi oleh beberapa konsumen. Tikno seorang pencicip kopi bertemu dengan media ini. Dia memesan Kopi. “Kopi di sini enak,” ujarnya sambil menyeruput.

“Secangkir kopi, mengawali pertemuan kita di pagi ini,” ucap Tikno.

“Retak Seribu”

Cangkir Retak Seribu (Foto:Batamupdate.com)

Satu hal diferensiasi kedai kopi Jhony ini adalah cangkir kuno “retak seribu”. Cangkir porselin buatan Tiongkok ini memang ciri khas kedai di Kepulauan Riau, khususnya kedai kopi Tionghoa.

Disebut retak seribu karena cangkir kuno ini memang terlihat retak-retak. Seperti motif cangkir itu sendiri.

Banyak mengakui, meminum kopi dari cangkir retak seribu memiliki rasa tersendiri.

Tikno dan pelanggan kedai ini mengaku kerap mengunjungi kedai itu. Banyak pengunjung sarapan pagi bersama rekan-rekan bisnisnya.

“Saya setiap pagi ngopi disini bersama teman. Mana tau suatu waktu nanti Bang Hotman Paris datang kesini. Bisa ngopi bareng dengan lawyer kaliber internasional itu. Itu kan suatu hal yang luar biasa,” uacapnya dan tertawa lepas.

Pengunjung di Kedai Johny itu tampak dari berbagai kalangan. Para pebisnis. Tuan takur alias raja tanah dan profesi lainnya. Tua dan muda berbaur di kedai Kopi Johny ala Batam itu.
Kedai kopi ini, baru ditaja satu bulan lalu. Meski begitu pemiliknya mengatakan bukan terinspirasi dari kedai kopi Johny di Jakarta.

Kedai kopi Johny Batam memang banyak menunya yang khas. Tentu lebih pada menu cicip khas daerah Kepri. Tanah Melayu dengan khas Tionghoa.

Peradaban orang-orang Tionghoa memang sudah sejak lama di Kepulauan Riau. Menu makanan masakan mereka mewarnai pasar makanan di sini.

Mau tau rasanya? Hotman Paris, kemarilah.(omrad)

Bagikan

Post Comment