Mantan PM Najib Rajak Akhirnya Dilarang Meninggalkan Malaysia

Najib Razak (Foto:CNN.com)

Batamupdate.com

Sebagaimana dilaporkan wartawan Batamupdate.com kemaren, sehari setelah kekalahannya dalam Pilihan Raya Malaysia, Najib Razak beserta Isterinya dikabarkan hendak “melarikan diri” ke luar dari Malaysia.

Perdana Menteri(PM) Malaysia Mahathir Mohammad yang baru mengangkat sumpah Jumat(9/5), memang mengumumkan kebijakannya tadi pagi yang akan melakukan pengusutan secepatnya terhadap dugaan berbagai korupsi besar-besaran semasa pemerintahan sebelumnya.

Salah satu yang akan diusut adalah dugaan korupsi Najib Razak dengan skandal 1MDB. Skandal transferan Dolar US sekitar 700 juta ke rekening pribadi Najib.

Sejurus dengan itu, tadi pagi juga, mantan perdana menteri Malaysia Najib Razak telah dilarang meninggalkan negara itu setelah ia mengumumkan rencana untuk mengambil libur pendek menyusul kekalahan mengejutkan dalam pemilihan umum pekan ini.

“Saya telah diberitahu bahwa Departemen Imigrasi telah melarang saya dan keluarga saya pergi ke luar negeri. Saya menghormati keputusan itu dan akan bersama keluarga saya di negara ini,” demikian Najib dalam posting Facebooknya,  Sabtu (12 Mei) pagi.

Sumber terpercaya Batamupdate.com di Jakarta membenarkan bahwa pesawat Jet mereka  mendapat pesanan dari Malaysia. “Tapi kami tidak tahu apakah pesawat carter kami dalam keperluan menerbangkan  Najib Razak ke luar dari Malaysia,” jawabnya.

Sumber ini bekerja di salah satu perusahaan penerbangan pesawat carteran yang  berkantor di Jakarta. Perusahaan ini adalah milik orang terkenal di negara Indonesia.

Najib, 64, sebelumnya mengatakan dia mengambil istirahat singkat ke luar Malaysia untuk menghabiskan waktu dengan keluarganya.

Dalam posting Facebook Sabtu pagi, departemen imigrasi Malaysia menegaskan bahwa Najib dan istrinya, Rosmah Mansor, baru saja masuk daftar hitam untuk meninggalkan Malaysia.

Najib dan istrinya terdaftar sebagai penumpang pada manifest penerbangan dari jet pribadi yang dijadwalkan meninggalkan Kuala Lumpur untuk Jakarta pada pukul 10.00 waktu setempat.

Puluhan wartawan telah berkumpul di Bandara Subang, Sabtu pagi,  setelah viral postingan beredar di media sosial tentang Najib dan Rosmah yang akan meninggalkan Malaysia.

Polisi juga terlihat menjaga bandara di Subang, Malaysia dengan siaga.  Menurut polisi di sana kondisi seperti Itu karena alasan keamanan dan terjadinya konsentrasi kerumunan orang, pagi ini. “Kami akan memastikan keamanan semua orang. Emosi semakin tinggi dan kami tidak dapat mengizinkan publik untuk mengambil tindakan sendiri,” kata seorang perwira Polisi Diraja Malaysia.

Informasi yang beredar, Jet carteran itu dijadwalkan terbang ke Bandara Internasional Halim Perdanakusuma di Indonesia pada pukul 10.00 waktu Indonesia menuju Subang untuk menjemput serombongan orang.

Namun, tadi pagi, Batamupdate.com mengkonfirmasi ke seorang petugas di Bandara Internasional Halim Perdanakusuma di Jakarta Timur, dia mengatakan tidak ada penerbangan masuk seperti yang dilaporkan di media.

Dalam posting Facebook sebelumnya pada Sabtu pagi, Najib berterima kasih kepada warga Malaysia atas kesempatan untuk memimpin negara dan meminta maaf atas “segala kekurangan dan kesalahan”.

“Rekan-rekan Barisan Nasional saya berkomitmen untuk menghormati keinginan rakyat dan memfasilitasi peralihan kekuasaan yang mulus. Kepentingan terbaik Malaysia dan rakyatnya akan selalu menjadi prioritas pertama saya dan saya bermaksud untuk terus melayani mereka dalam kapasitas apa pun yang saya bisa.

“Saya berdoa bahwa setelah periode yang memecah belah ini, negara akan bersatu. Saya mohon maaf atas segala kekurangan dan kesalahan, dan saya berterima kasih kepada Anda, rakyat, atas kesempatan untuk memimpin bangsa besar kita”.

“Merupakan kehormatan seumur hidup saya untuk melayani Anda dan Malaysia,” tulis Najib.(Daily M/TST/om)

Bagikan

Post Comment