Polisi Malaysia Serbu Apartemen Milik Najib

Penyitaan harta benda milik Najib Razak (Foto:ist/batamupdate.com)

Batamupdate.com

Kamis(17/5) malam, Kepolisian Malaysia menyerbu tiga apartemen mewah di Kuala Lumpur.

Apartemen itu miliki keluarga mantan perdana menteri Najib Razak. Polisi mengangkut 284 kotak berisi tas mewah dan 72 tas berisi perhiasan, uang tunai berbagai denominasi, jam tangan dan barang berharga lainnya.

Direktur penyelidikan kejahatan komersial polisi, Amar Singh, mengatakan polisi telah menggeledah enam tempat sejak Rabu(16/5). Termasuk Kantor Perdana Menteri, kediaman Najib di Taman Duta dan empat tempat tinggal lainnya.

Di Pavilion Residences, polisi mengambil apa yang mungkin menjadi tangkapan terbesar mereka selama ini. Lima truk polisi bermuatan  ratusan kotak oranye yang berisi tas Hermes Birkin saat itu.

Astro Awani melaporkan bahwa seorang perwira polisi muncul dari kondominium dengan mesin hitung uang.

Singh, yang berbicara kepada wartawan di luar kondominium, Jumat pagi (18/5), mengatakan apartemen itu milik, “Tan Sri”.

“Jumlah total barang tidak dapat dipastikan sekarang, Kami akan menghitung dan akan tahu besok. Jumlah perhiasan agak besar,” ucap Singh.

Banyak kotak oranye diberi label dengan gambar tas Birkin yang berbeda, dengan deskripsi seperti “Brown Ostrich”.

Rosmah Mansor, istri Datuk Seri Najib, dikenal karena kegemarannya akan tas Birkin. Setiap tas berharga antara US$ 12.000 (S$ 16.105) dan US $ 300.000. Dia menyebabkan kehebohan ketika dilaporkan membeli tas buaya Birkin seharga $ 200.000 pada tahun 2015. Pembantunya membantah hal itu.

Sabtu (12/5), anggota sayap pemuda Parti Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM) mengajukan laporan polisi. PPBM mengklaim menerima bukti video yang menunjukkan dugaan upaya untuk “menyembunyikan” setidaknya 50 tas Birkin milik Rosmah. Video itu diduga menunjukkan tas-tas itu dipindahkan ke Pavilion Residences di van Departemen Perdana Menteri.

Barang-barang juga disita saat penggerebekan di kediaman Najib di Taman Duta, Kamis (17/5) pagi.

Pada hari Jumat (18 Mei) tim investigasi kejahatan mengajukan laporan barang-barang yang disita dari rumah Taman Duta, termasuk lebih dari 50 tas mewah berbagai merek seperti Chanel, Gucci dan Prada. Di antara hasil tangkapan ada sepuluh jam tangan mewah termasuk beberapa Rolex dan Patek Philippe, serta RM537.000 (S $ 181.000) dan 2,87 juta rupee Sri Lanka (S $ 24.400) dalam bentuk tunai.

Polisi mengatakan bahwa barang-barang itu disita karena tim memiliki alasan yang masuk akal untuk mencurigai bahwa mereka adalah subyek dari kejahatan atau kejahatan di bawah Anti Pencucian Uang, Pendanaan Anti-Terorisme Malaysia dan Hasil dari Undang-undang Kegiatan yang Tidak Sah 2001.

Singh mengatakan bahwa polisi masih bekerja membuka brankas di rumah itu, Jumat(18/5).

Pengacara Najib, Datuk Harpal Singh, mengatakan polisi mengambil tindakan untuk mengebor brankas karena kuncinya hilang dan brankas belum dibuka dalam dua dekade. (SMR*)

Sampai berita ini dirilis, sumber Batamupdate.com mengatakan, Kepolisian Malaysia masih melakukan penghitungan nilai barang sitaan itu dan masih akan mencari keberadaan harta Najib yang diduga merupakan hasil korupsi.

Bagikan

Post Comment