Roberto: Usut Dana dan Pelantikan PMR

Lagu Goyang Morena pun Menggema

Foto google
Batam, Batamupdate.com
Imbas kasus tarian luncah yang menggiring Ketua PMR Aksa Halatu sampai kerangkeng jeruji polisi merangsek ibarat seekor Sanca lapar “membelit” mangsa kemana-mana.

Sembari polisi masih terus mengusut calon tersangka lain, opini publik pun masih riuh tak henti.

Ramai mengulas “ruang-ruang gelap” di seputaran kasus tari erotis itu.

Meski lima tersangka (untuk sementara ini) telah dikurung di tahanan untuk mempertanggungjawabkan  perbuatannya, tapi gosip di tengah  masyarakat pun masih panas dan viral.

Hal terbaru justru masyarakat meminta Wali Kota Batam Muhammad Rudi supaya tampil ke publik menjelaskan secara transparan berbagai hal seputar kasus yang mencoreng marwah Kota Batam itu.

“Masalah sumber pendanaan dan  mengapa Ormas PMR dilantik secara khusus di kantor walikota, perlu dijelaskan,” kata Roberto kepada Batamupdate.com, Rabu(18/4) dengan ekpresi bertanya.

Menurut Roberto soal sumber pendanaan itu harus terang benderang. “Orang-orang PMR kan sangat dekat dengan Rudi. Agak-agak melebihi “ ring 1” lah. Bisa jadi ada simbiosis mutualisme di sana,” ujarnya.

“Saya bukan mau menyebut mereka  berkolusi atau nepotisme, bukan. Tapi kedekatan itu menjadi satu hal yang perlu dipertanyakan,” ujarnya.

Mengapa? Jarang, katanya, satu ormas atau LSM sekelas PMR dilantik langsung oleh seorang walikota, sekaligus di gedung kantor walikota itu sendiri.

“Tampaknya ada perlakuan khusus buat PMR dibanding ratusan ormas lain. Dan,  apakah ormas ini  resmi terdaftar di Kesbang Pemko Batam atau tidak? “, sentilnya dengan nada bertanya juga.

Untuk itu, Roberto yang pernah berkecimpung di salah satu ormas besar di Jakarta ini mengimbau Rudi tampil ke publik.

Walikota yang bernaung di partai Nasdem itu diminta menjelaskan mulai dari awal sampai timbulnya masalah yang meresahkan masyarakat ini.

“Saya melihat Rudi belum ke luar dari biliknya untuk menjelaskan sejelas-jelasnya dan hal lain dalam kasus ini,” katanya. “Soal sumber pendanaan dan penggunaan hall gedung kantor wali kota itu, tolong dijelaskan”. “Biar masyarakat agak tenang.”

Diminta tanggapannya soal mengapa kecenderungan panitia bernafsu mendatangkan penari dari MORENA  Pub & KTV yang disebut-sebut media sebagai “sarang” tarian striptis itu. Dan, Pub Morena di Nagoya pun menjadi buah bibir?

Ikuti wawancaranya hingga gema lagu “Goyang Morena” pun menyambar tiba-tiba di tengah wawancara langsung:

Batamupdate.com tanya:
Mas Roberto. Boleh jelaskan kenapa orang-orang di kepanitiaan PMR mencari penarinya di Morena Pub. Koq pikirannya nyambar cepat ke Morena Pub & KTV yang disebut banyak media sering menyajikan tari “esek-esek” itu?

Mengapa bukan penari yang bernuansa daerah yang bisa diterima umum. Apalagi bertepatan dengan hari keagamaan?

Roberto menjawab:
Ha, ha, haaa…Kenapa ya. Tanya panitianya lah. Saya kan tak tau kegiatan apa yang selalu disuguhkan Morena Pub di Batam itu. Saya Tak pernah ke sana. Yang saya tau hanya lagu disko Morena.

(Lalu jempolnya “ngesearch”, youtube di hapenya, sembari mengikuti ritme wawancara)

Batamupdate.com tanya:
Apakah oknum-oknum di PMR kemungkinan sering berkunjung ke sana sehingga pikiran mereka lebih familiar dengan penari Pub Morena?

Roberto menjawab:
Lah. Saya kan sudah bilang saya tak tau tarian apa yang selalu tersuguh di sana. Kalau memang ada tarian striptis hendaknya polisi dan pemko bertindak dong…

Tapi bila melihat keberanian penampilan tiga wanita penari di Engku Putri itu, ya tau sajalah. Apalagi kalau di tempat khusus yang agak remang.

(Sambil matanya melirik ke hape bersama dua jempolnya, wawancara masih tetap berlangsung)

Batamupdate.com tanya:
Mas Roberto Kalau dilihat di video yang Viral, ketuanya kan akrab dengan goyangan pinggul meliuk-liuk dengan tiga penari bercelana minim itu?

Mengapa mereka mengatakan tak sengaja mmenampilkan acara seronok itu dan mengaku tak tau sebelumnnya?

Roberto menjawab:
Ya. Itu kan fakta yang ga bisa dibohongi kan? Zaman now publik susah dibohongi. Teknologi sekarang sudah canggih dan ga bisa ditipu

Kalau saya tonton videonya, hot benar itu lelaki berpeci dengan pakean putih beriringan dengan goyang ngebornya tiga wanita paha telanjang itu? Ha ha haaaa..

(Masih terus mencari video lagu Goyang Morena di hapenya)

Batamupdate.com tanya:
Jadi panitia berbohong, ya, menurut mas Roberto?

Roberto menjawab:
Ya sudahlah. Saya sudah bilang masyarakat tak bisa dibohongi zaman kini. 

Permintaan maaf mereka kita terima lah. Tapi hukum tetap jalan. Orang kan bisa kilaf. Tapi video itu kan akan bisa ditonton seumur hidup selagi youtube eksis. Bahkan anak cucu dan sudara mereka akan bisa menyaksikannya terus bila mereka mau.

Batamupdate.com tanya:
Jadi….

Tiba-tiba Roberto memotong  pertanyaan dan mejelaskan:
Tapi inilah, ya. Proses hukum harus dijalankan dengan benar oleh aparat penegak hukum secara benar. Jangan sampai aparat main-main. Siapa yang salah ditindak tegas biar ada efek jera, agar masyarat percaya dengan polisi. 

Ini suasana lagi panas. Masyarakat masih memendam amarah. Jangan sampai ada dust….

Eh, ehh ini dia lagi Goyang Morena….

YouTube

Wawancara pun tiba-tiba  terputus “disambar “ suara lagu Goyang Morenaaaaaaa….
YouTube

Bagikan

Post Comment