Yaphau, Bantah Terlibat Urusan Gelper “Saya tak Pernah Usaha Gelper”

Yaphau meberi klarifikasi kepada penyidik Polda Kepri (Foto:Batamnews.co.id)

Batamupdate.com

Yaphau salah satu onwer Citra Plaza Apartemen di kawasan Nagoya membantah dirinya diperiksa Polda Kepri terkait dengan kasus judi gelanggang permainan(gelper).

“Saya tak ada kaitan dengan semua kasus gelper yang tengah diusut Polda Kepulauan Riau. Ini hanya klarifikasi karena memang dari salah seorang tersangka ada menyebut-nyebut nama saya,” kata lelaki ini kepada batamupdate.com, Kamis siang.

Dia mengatakan kehadirannya di ruang Subdit 2 Direktorat Kriminal Umum Mapolda Kepri, Kamis(12/7), sebatas menjelaskan fakta yang sebenarnya. Dan, sudah tidak ada masalah setelah pihak Dirkrimum mengkonfrontir dengan orang yang menyebut namanya itu.

Sumber Batamupdate.con di Mapolda Kepri juga membenarkan apa yang disampaikan oleh Yaphau. “Sudah klir. Bukan Yaphau,” katanya.

Diberitakan media di Batam, Kamis ini, Yaphau disebut bos salah satu arena gelper yang digrebek polisi. Pihak Jatantras Polda Kepri mengrebek arena gelper di kawasan Fanindo, Batuaji, Minggu lalu.

Saat dilakukan penggrebekan, polisi menangkap 12 orang dari lokasi. Mengamankan barang bukti mesin gelper. Ada mesin jenis ikan, panda, kemudian juga kunci, serta belasan Handphone.
Lokasi tersebut diduga dijadikan ajang perjudian yang berkedok gelper. Sejumlah barang bukti uang disita polisi dari kasir. Selain itu polisi juga menyita uang dari para pemain.
Tidak hanya itu, berkas-berkas berupa SIUP, TDUP, SIP milik CV Arena Agung Indah juga disita polisi. Tempat rersebut diduga telah menyalahi aturan dari izin yang dikeluarkan oleh Dinas Penanaman Modal Satu Pintu (BPM-PTSP) Pemko Batam.

Polisi menemukan operasional arena gelper itu menyalahi izin yang dikeluarkan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP).(*/omrad)

Bagikan

Post Comment