Friday, April 12, 2024
HomeBatamKasal Resmikan Kapal Perang KRI Tuna -876 dan KRI Marlin-877

Kasal Resmikan Kapal Perang KRI Tuna -876 dan KRI Marlin-877

BATAMUPDATE.COM, BATAM-Industri galangan Kapal Batam kembali menunjukan kebolehan bangun armada kapal perang Republik Indonesia (KRI). Adalah PT Karimun Anugerah Sejati (KAS) yang berlokasi di Tanjunguncang, Batuaji dan PT Palindo Marine di Seilekop, Sagulung yang telah menyelesaikan pengerjaan KRI Tuna -876 dan KRI Marlin-877. Dua KRI jenis patroli cepat 60 meter ini diresmikan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali di dua galangan tersebut, Kamis (7/9) pagi. Peresmian didahului di PT KAS yang telah rampung menyelesaikan KRI Tuna-876.

Dalam arahannya Muhammad Ali menuturkan, pengadaan dua kapal perang ini merupakan upaya negara untuk terus melengkapi armada kapal perang yang sesuai dengan kebutuhan untuk mengamankan wilayah kesatuan Republik Indonesia. “Ini juga program prioritas kita untuk mencapai kekuatan yang maksimal dan siap dioperasionalkan,” ujarnya.

Dua kapal yang diresmikan ini akan ditempatkan Belawan dibawah Komando Lantamal 1/Satrol untuk KRI Tuna-876 dan di Makasar dibawah Komando Lantamal VI untuk KRI Merlin-877. Dua kapal ini dibangun dengan spesifikasi yang sama yakni; Panjang keseluruhan 62,40 Meter, Lebar 8,80 Meter dan Tinggi 19,37 Meter dengan kecepatan maksimal 24 Knot serta kecepatan jelajah sejauh 17 Knots.

BACA JUGA:   Bahas Pengembangan Rempang, Menteri Investasi RI Optimistis Kesejahteraan Masyarakat Ikut Meningkat

Kapal ini dipersenjatai dengan 1 unit Meriam Kaliber 40 mm dan 2 unit Meriam Kaliber 12,7 dengan jumlah personel pengawak 50 orang. Ditetapkannya kapal PC 60 Meter ini sebagai Kapal Perang Republik Indonesia berdasarkan Keputusan Kasal Nomor Kep/2192/IX/2023 tanggal 1 September tentang Peresmian Satu Unit Kapal Perang Republik Indonesia Patroli Cepat 60 meter hasil pengadaan Disadal Multy Years tahun anggaran 2021, 2022, dan 2023.

KRI Tuna -876

“Pada kesempatan ini juga saya mengukuhkan Mayor Laut (P) Muhammad Arif sebagai Komandan KRI Tuna-876 yang nantinya akan ditempatkan di Lantamal I Belawan di bawah Koarmada I. Sedangkan KRI Marlin-877 nantinya akan memperkuat jajaran Satrol Lantamal VI Makassar,” ujarnya.

“Sudah 6 unit Satrol yang dibangun secara keseluruhan di berbagai tempat di Indonesia. Nah KRI ini tugasnya untuk menjaga kedaulatan serta penegakan hukum di laut maupun wilayah kerja Koarmada I,” kata Laksamana TNI Muhammad Ali lagi.

Saat meresmikan, Ali cukup puas hati dengan dua kapal hasil karya anak bangsa di kota Batam ini. Pengerjaan sesuai spesifikasi teknis yang tertuang dalam kontrak pengadaan kapal dan tepat waktu. Dia berharap agar galangan kapal Batam terus memegang komitmen memproduksi kapal dengan baik dan tepat waktu demi kemajuan dunia industri galangan di Tanah Air.

BACA JUGA:   Sarina : Kami Percayakan pada Pemerintah Pengembangan Rempang

Direktur PT KAS Franky Sucipto dan Direktur Utama PT Palindo Marine, Harmanto di tempat yang berbeda sangat berterima kasih dengan kepercayaan TNI AL atas pengadaan dua unit kapal perang tersebut. Dua perusahaan ini sudah cukup berpengalaman dengan pembuatan kapal negara dan mereka pastikan pengerjaan di lapangan tidak mengecewakan. “Itu sudah jadi komitmen kami, apalagi ini kapal negara tentunya kita mengedepankan kualitas dan mutu serta pengerjaan yang tepat waktu, ” ujar Frangky. ***

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER