Friday, April 12, 2024
HomeBatamBP Batam Imbau Masyarakat Jangan Terpengaruh Isu Negatif Situasi di Rempang Mulai...

BP Batam Imbau Masyarakat Jangan Terpengaruh Isu Negatif Situasi di Rempang Mulai Kondusif

BATAMUPDATE.COM, BATAM – Setelah ada rencana investasi masuk ke Pulau Rempang, kini pulau tersebut menjadi sorotan publik. penyebabnya karena terjadi bentrok anatar aparat dengan warga di sana.

Petugas datang untuk melakukan pematokan namun ditolak warga dengan menumbangkan sejumlah pohon ke jalan untuk menghalangi akses jalan ke lokasi tersebut.

Sebenarnya setelah ada pertemuan dengan perwakilan warga dengan BP Batam, aparat gabungan petugas pengamanan pematokan lahan bersitegang dengan warga di lokasi pada Kamis (7/9/2023).

Warga Rempang melakukan aksi pemblokadean mulai dari jalan pintu masuk Jembatan 4 Barelang hingga di jalan kawasan Sembulang.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, melalui Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait, pada Jumat (8/9/2023) mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi dengan kabar miring yang ada seputar Rempang.

“Kami menghargai hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya. Namun, kami juga berharap agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang tidak berdasar dan dapat merusak persatuan,” kata Ariastuty.

Ariastuty juga menegaskan, situasi Kawasan Rempang saat ini sudah dalam keadaan kondusif. Hal ini berkat kerja sama antara tim satuan tugas BP Batam, aparat keamanan, dan tokoh masyarakat setempat.

BACA JUGA:   Sekdaprov Adi Buka Creative Corner Festival 2023

“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu menyelesaikan masalah ini dengan damai. Kami juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga situasi aman dan nyaman di Kota Batam,” tuturnya.

Ariastuty menambahkan bahwa BP Batam akan terus berkomunikasi dengan masyarakat Rempang untuk memberikan informasi yang akurat dan transparan tentang pengembangan Pulau Rempang.

“Kami berkomitmen untuk menjadikan Pulau Rempang sebagai kawasan yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat. Kami juga menghormati hak-hak masyarakat yang telah menyerahkan asetnya kepada negara sesuai dengan aturan yang berlaku,” pungkasnya. (*/man)

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER