Friday, April 12, 2024
HomeOlahragaKlaim Gaya Main Bahrain Mirip Irak, Eks Pemain Real Madrid Yakin Jepang...

Klaim Gaya Main Bahrain Mirip Irak, Eks Pemain Real Madrid Yakin Jepang Bakal Melaju ke Perempat Final Piala Asia 2023

Suara.com – Gelandang serang tim nasional Jepang Takefusa Kubo percaya diri tim berjuluk Samurai Biru tersebut bisa mengatasi perlawanan Bahrain di babak 16 besar Piala Asia 2023.

Jepang dijadwalkan melakoni pertandingan 16 besar menghadapi Bahrain di Stadion Al Thumama, Doha, Rabu (31/1/2024) pukul 18.30 WIB.

“Saya telah menghadapi banyak tim Asia, baik dengan klub maupun negara. Saya membawa pengalaman ke meja, dan saya tidak keberatan bermain melawan tim-tim ini. Kami yakin dengan kemampuan kami dan siap untuk tugas yang ada,” kata Takefusa Kubo dilansir ANTARA dari laman resmi AFC, Selasa (30/1/2024).

Pemain Jepang Takefusa Kubo melanggar pemain Spanyol dalam pertandingan semifinal Olimpiade Tokyo di Saitama Stadium, Selasa (3/8/2021). [AFP]

Baca Juga: Timnas Indonesia U-20 Kalah Lagi, Kali Ini Dihajar Uzbekistan di Stadion Madya

Gelandang Real Sociedad tersebut mengungkapkan bahwa timnya telah belajar dari kekalahan yang diderita saat menghadapi Irak di fase grup D lalu. Kubo menilai Bahrain nantinya akan mempunyai gaya permainan yang tidak jauh dengan Irak, oleh sebab itu tim asuhan Hajime Moriyasu tersebut telah belajar untuk mengantisipasi kesalahan.

BACA JUGA:   Hasil Liga Italia: Vlahovic Cetak Gol, Juventus Menang Dramatis

“Dalam pertandingan (penyisihan grup) melawan Irak (yang Jepang kalah 2-1), kami kebobolan gol awal, dan itu adalah kesalahan yang tidak ingin kami ulangi. Gaya permainan Bahrain mungkin sama dengan Irak, jadi belajar dari kesalahan masa lalu sangat penting,” ujar Kubo.

“Mengatasi fisik Bahrain, kami telah bertemu tim fisik di turnamen ini, dan itu bukan masalah bagi kami untuk menghadapi mereka. Kami siap menghadapi tantangan yang menyertainya,” tambahnya.

Mantan pemain Real Madrid tersebut mengatakan yang menjadi konsentrasi timnya saat ini adalah menerapkan skema permainan yang sudah dipersiapkan selama latihan di pertandingan babak gugur.

“Saat kami memasuki babak sistem gugur, fokus kami tidak perlu pada bagaimana tim lain bermain. Perhatian utama kami adalah kinerja kami sendiri. Ini bukan tentang apa yang akan dilakukan lawan dalam pertandingan melainkan tentang berkonsentrasi pada apa yang bisa kami lakukan,” kata pemain berusia 23 tahun tersebut.

Jepang membawa ambisi untuk meraih gelar juara kelima sepanjang keikutsertaan di turnamen usai pada gelaran Piala Asia 2019 harus puas menjadi runner-up usai kalah dari Qatar di babak final.

BACA JUGA:   Rumput Kandang Malaysia Bukit Jalil Disorot, Jordi Amat Bisa Cedera

Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER