Wednesday, April 17, 2024
HomeOlahragaPemain yang Tidak Berpaspor Indonesia Jangan Harap Dipanggil Indra Sjafri

Pemain yang Tidak Berpaspor Indonesia Jangan Harap Dipanggil Indra Sjafri

Suara.com – Indra Sjafri menegaskan tidak akan memanggil pemain yang tidak berpaspor Indonesia dalam pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia U-20. Hal itu disampaikan pelatih asal Sumatera Barat itu di Lapangan A, Komplek Stadion Gelora Bung Karno, Jumat (9/2/2024).

“Saya tidak bicara satu orang persatu orang, saya sudah sampaikan yang dipanggil hanya mereka yang berpaspor Indonesia, baik yang bermain di luar negeri dan keturunan Indonesia …. tapi sudah berpaspor Indonesia,” kata Indra.

Pelatih Timnas Indonesia U-20 Indra Sjafri saat ditemui usai memimpin latihan. (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).

Baca Juga: Shin Tae-yong Tinggalkan Timnas Indonesia, Lanjut Kerja di Seongnam FC

“Kami akan berikan kesempatan seluas-luasnya bagi yang berpaspor negara lain, (tapi) tunggu kalaupun saya naturalisasi, dia benar-benar istimewa dan punya keinginan sendiri,” sambungnya seperti dimuat ANTARA.

Arkhan Kaka dan kawan-kawan akan dikembalikan ke klub masing-masing setelah melakoni pemusatan latihan (TC) tahap kedua yang berlangsung sejak Januari lalu.

Rencananya tim Garuda Muda akan kembali menjalani pemusatan latihan pada bulan Maret mendatang untuk persiapan menuju Piala AFF U-19 2024 yang dijadwalkan berlangsung pada Juli dan Kualifikasi Piala Asia U-20 2025 yang akan berlangsung akhir tahun ini.

BACA JUGA:   Resmi Gabung Cerezo Osaka, Justin Hubner Bikin Pernyataan Tegas

Indra Sjafri mengatakan telah mengantongi sekitar sepuluh nama pemain berpaspor Indonesia yang saat ini tengah menjalani kompetisi di luar negeri.

“Saya sudah memiliki catatan sekitar delapan sampai sepuluh pemain yang berpaspor Indonesia yang bermain di luar baik itu (pemain keturunan) dan anak-anak Indonesia yang bermain di luar,” ujar Indra.

Pelatih yang membawa Indonesia meraih medali emas SEA Games 2023 tersebut mengatakan memantau sejumlah pemain berbakat dari kompetisi Piala Soeratin U-17, Liga Top Skor U-17 dan Liga 3 Indonesia.

“Kami umumkan pemanggilan pemain dari kompetisi Piala Soeratin U-17 sebelumnya, sekarang kami sedang menunggu potensi dari pemain di Liga Top Skor U-17, kompetisi EPA (Elite Pro Academy) dan tentu kompetisi Liga 3 Indonesia. Karena kompetisi Liga 3 peraturannya kalau enggak salah, diisi oleh pemain kelahiran 2005,” katanya.

Dalam pemusatan latihan mendatang, timnas Indonesia U-20 tetap akan menggunakan skema promosi-degradasi dalam melakukan seleksi pemain yang dipersiapkan untuk ajang Piala AFF U-19 dan Piala Asia U-20 tersebut.

BACA JUGA:   Album Novebless dan Aqiqah, Kombinasi Spesial dalam Hari Bersejarah Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah

Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER