Monday, May 20, 2024
HomeNasionalPDIP soal Wacana Jumpa Mega-Jokowi dari Sultan: Sudah Kebangetan

PDIP soal Wacana Jumpa Mega-Jokowi dari Sultan: Sudah Kebangetan


Jakarta, CNN Indonesia

Politikus PDIP Aria Bima merespon pengakuan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X yang diminta memfasilitasi pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan Megawati Soekarnoputri.

Aria mengatakan Sultan merupakan salah satu tokoh yang jarang menyampaikan sesuatu ke publik. Ia menilai pengakuan itu disampaikan Sultan lantaran kondisi politik tanah air saat ini sedang tidak baik-baik saja.

“Saya kira ada satu perkembangan atau sesuatu yang sudah kebangetan. Sultan itu tidak biasa, kalau Sultan sudah turun itu kalau orang Jawa bilang ada sesuatu yang memang sudah tidak bisa lagi dibiarkan dan ditolerir demi rakyatnya,” kata Arya dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (13/2).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, kritik dari para rohaniawan, budayawan, hingga para akademisi yang tidak didengarkan oleh pemerintah membuat kondisi semakin memprihatinkan.

Berangkat dari kondisi itu, kata dia, Sultan pun melontarkan sebuah pernyataan ke publik terkait pertemuan antara Jokowi dan Megawati.

BACA JUGA:   Budi Arie Projo Sebut Jokowi Mungkin Pimpin Koalisi Besar Jika Masuk Golkar

“Kalau Sultan sudah menurunkan sayur lodeh berarti ada sesuatu yang memang para petoro guru, para pujangga ini turun ini ada sesuatu yang diprihatinkan,” ujarnya.

Sri Sultan Hamengku Buwono X mengakui diminta Presiden Joko Widodo untuk memfasilitasi pertemuan antara sang kepala negara dengan Megawati.

Pengakuan Sultan ini merespons pernyataan pengamat militer Connie Rahakundini Bakrie, yang menyebut Raja Keraton Yogyakarta itu diminta melobi pertemuan antara Jokowi dan Megawati.

“Betul, tapi, kan, saya nunggu presiden. Kan, saya akan menjembatani, ya, terserah presiden,” kata Sultan, Senin (12/2).

Sultan juga mengakui sempat berbincang soal isu politik ketika Jokowi menemui dirinya di Kraton Kilen pada 28 Januari lalu. Namun, Sultan tak mau membocorkan topik obrolannya dengan Jokowi kemarin.

“Ya mosok saya cerita, ya kongkow-kongkow diskusi aja seperti yang lain. Ya, pembicaraan khusus ya jelas ada,” ucap Sultan.

Isu keretakan hubungan antara Mega dan Presiden Jokowi memang terus menguat seiring pencalonan Gibran Rakabuming di Pilpres 2024.

BACA JUGA:   Trah Hamengku Buwono se-Jabodetabek Gelar Syawalan, Hadirkan Budaya Yogyakarta

 

(lna/DAL)

[Gambas:Video CNN]



Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER