Monday, April 15, 2024
HomeInternasionalMedia Asing Soroti First Lady Prabowo usai Unggul versi Quick Count

Media Asing Soroti First Lady Prabowo usai Unggul versi Quick Count

Jakarta, CNN Indonesia

Calon presiden nomor urut 3 Prabowo Subianto hingga Rabu (14/2) malam tampak unggul berdasarkan quick count (hitung cepat) sejumlah lembaga survei. Ia bersama Gibran Rakabuming Raka bertahan di kisaran 57-58 persen.

Angka tersebut terpaut jauh dengan dua paslon lainnya, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar yang mendapatkan sekitar 23-24 persen suara, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD di kisaran 16 persen.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perolehan tersebut yang kemudian membuat Prabowo bersama Gibran sudah menggelar acara dan berpidato di depan para pendukung, termasuk partai koalisi.

Di tengah situasi tersebut, media asing menyoroti First Lady dari Prabowo Subianto. Channel News Asia pada Rabu (14/2) menggarisbawahi perbedaan Prabowo dengan dua capres lainnya, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.

Saat beraktivitas, terutama di masa kampanye, Anies dan Ganjar selalu didampingi pasangan masing-masing. Kendati demikian, Prabowo Subianto lebih sering sendiri atau didampingi perwakilan Partai Gerindra, dan Gibran selaku cawapresnya.

BACA JUGA:   Israel Masa Bodoh Ditentang Dunia, Tetap Gempur Palestina

“Hal ini meningkatkan kemungkinan untuk pertama kalinya dalam sejarah, Indonesia tidak akan mempunyai Ibu Negara jika Prabowo menjadi presiden kedelapan negara tersebut,” bunyi pemberitaan CNA pada hari pencoblosan.

[Gambas:Video CNN]

Sejak merdeka pada 1945, Indonesia memiliki sederet First Lady. Dimulai dari Fatmawati Sukarno yang menjadi istri Presiden Sukarno dan sosok di balik bendera Merah Putih.

Begitu pula Tien Soeharto, istri dari Presiden kedua Indonesia Soeharto, yang menjadi penginisiasi Taman Mini Indonesia Indah dan rumah sakit kanker pertama di Indonesia.

Setelah itu, ada Ainun Habibie yang merupakan istri presiden ketiga BJ Habibie dan juga menjabat sebagai ketua organisasi nirlaba Bank Mata Indonesia.

Kemudian, Sinta Nuriyah Wahid yang merupakan istri presiden keempat Indonesia Abdurrahman Wahid. Ia aktif sebagai aktivis pluralisme agam dan ras.

Sedangkan saat dipimpin Megawati Soekarnoputri, Indonesia tidak memiliki First Lady melaikan First Man atau Bapak Negara yang adalah Taufiq Kiemas, politikus yang sudah mendampingi Megawati sejak mendirikan PDI Perjuangan.

BACA JUGA:   FOTO: Ribuan Warga Israel Unjuk Rasa, Serukan Gencatan Senjata di Gaza

Tak hanya itu, Taufiq Kiemas juga menjadi Ketua MPR beberapa tahun setelah Megawati lengser dari kekuasaan.

Disusul dengan naiknya Susilo Bambang Yudhoyono, Indonesia memiliki Ani Yudhoyono sebagai Ibu Negara yang fokus pada pendidikan anak dan menyukai fotografi. Ia juga meluncurkan Mobil Pintar, perpustakaan mobil untuk anak-anak.

Begitu pula dengan Iriana Jokowi yang diberitakan sebagian besar berada di belakang kepemimpinan dua periode Presiden Joko Widodo.

CNA pun sempat mewawancarai sejumlah warga dan mendapatkan mereka merasa Indonesia perlu serta layak memiliki First Lady dengan alasan “untuk menginspirasi perempuan Indonesia lainnya dan pentingnya peran mereka di masyarakat.”

“Oleh karena itu, memiliki ibu negara merupakan hal yang penting karena dipandang sebagai memiliki seorang ibu dalam sebuah keluarga,” pemberitaan media berbasis di Singapura itu.

Lanjut ke sebelah…




Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER