Wednesday, April 17, 2024
HomeBisnisSandiaga Beberkan Alasan PIK 2 Milik Aguan Dipilih Jadi PSN

Sandiaga Beberkan Alasan PIK 2 Milik Aguan Dipilih Jadi PSN

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) angkat bicara terkait penetapan proyek Pantai Indah Kapuk (PIK) milik konglomerat Sugianto Kusuma alias Aguan untuk masuk ke dalam daftar 14 proyek strategis nasional (PSN) yang baru.

Menparekraf, Sandiaga Uno, mengatakan pengembangan PIK 2 Tropical Concept dipilih menjadi PSN karena dinilai dapat menjadi destinasi strategis dalam menarik kunjungan wisatawan dan penciptaan lapangan kerja baru.

“PIK ini masif [pembangunannya] saya lihat. Dari awal kami perhatikan, saya dan tim melihat apa destinasi yang paling strategis yang bisa kita usulkan sebagai PSN berikutnya,” kata Sandiaga dalam konferensi pers Kemenparekraf di Hotel Manhattan, Jakarta, Senin (1/4/2024).

Sandiaga menuturkan, dalam presentasi yang disampaikan oleh tim PIK 2, pembangunan PIK Tropical Concept ini cukup masif. Dia mengungkapkan, akan ada lebih dari 1.000 hektare lahan yang akan dikembangkan, dengan target 20 juta kunjungan wisatawan dan 10 juta lapangan kerja baru.

“Kami menyampaikan ini harus diprioritaskan sebagai proyek strategis,” ujarnya.

BACA JUGA:   Homeco Victorian Makmur Siap IPO, Pasang Harga Rp136-Rp180 per Saham

Bukan tanpa alasan. Selain target yang menjanjikan, lokasi PIK dinilai sangat terkoneksi dengan Bandara Soekarno-Hatta. Selain itu, kawasan ini juga menawarkan daya tarik wisata alam seperti mangrove, lepas pantai yang dikemas dengan ecotourism, hingga destinasi wisata buatan dan kuliner.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini juga mengungkapkan, kawasan PIK 2 akan dibangun sirkuit F1, di mana pada 2029 pemerintah mengharapkan dapat mengundang F1 ke Jakarta.

Melihat hal tersebut, Sandi menyebut bahwa pemerintah perlu hadir untuk memfasilitasi pengembangan PIK Tropical Concept.

“Kita harapkan pantai utara memiliki destinasi wisata yang mampu menarik kunjungan wisatawan, membuka peluang usaha, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Pakar Strategi Pariwisata Nasional, Taufan Rahmadi, melihat, ditetapkannya PIK sebagai PSN akan berdampak terhadap beberapa hal. Di antaranya, terjadinya penyerapan lapangan kerja baru, berpotensi mengerek kunjungan wisatawan dan pendapatan daerah maupun pusat, serta meningkatkan brand equity dari Indonesia sebagai negara yang ramah bagi investasi pariwisata.

BACA JUGA:   Olah Limbah Eceng Gondok Menjadi Kriya yang Hasilkan Jutaan Rupiah

“Dengan hadirnya kawasan pariwisata diharapkan dapat mengurangi terjadinya gap ekonomi dan sosial di masyarakat,” jelas Taufan dalam keterangan tertulisnya, dikutip Senin (1/4/2024).

Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyetujui 14 PSN baru mulai tahun ini, salah satunya adalah pengembangan PIK Tropical Concept.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut, 14 PSN ini akan menciptakan lapangan kerja dan tidak membutuhkan APBN dalam pembangunannya. Total investasi untuk pengembangan PIK 2 mencapai Rp65 triliun.

“Ini disetujui oleh Presiden [Jokowi] dan ada PSN baru penyesuaian nomenklatur dan perubahan dari ruang lingkup PSN itu sendiri,” kata Airlangga di kompleks Istana Kepresidenan, Senin (18/3/2024).

Berikut daftar 14 Proyek Strategis Nasional (PSN) baru yang telah disetujui Presiden Jokowi: 

  1. Pengembangan Pantai Indah Kapuk Tropical Concept 

  2. Pengembangan Kawasan Industri Wiraraja Pulau Galang 

  3. Proyek North Hub Development Project Lepas Pantai Kalimantan Timur 

  4. Pengembangan Kawasan Industri Neo Energy Parimo Industrial Estate Sulawesi Tengah 

  5. Kawasan Industri Patimban Industrial Estate Subang Pengembangan 

  6. Kawasan Industri Giga Industrial Park, Sulawesi Tenggara 

  7. Pengembangan Kawasan Industri Kolaka Resource, Sulawesi Tenggara 

  8. Pengembangan Kawasan Industri Stargate Astra, Sulawesi Tenggara 

  9. Pengembangan Kawasan Pesisir Surabaya Water Front 

  10. Pengembangan Kawasan Neo Energy Morowali, Sulawesi Tengah 

  11. Pengembangan Kawasan Terpadu di Bumi Serpong Damai (BSD) 

  12. Pengembangan Kawasan Industri Toapaya Bintan, Riau 

  13. Pengembangan Jalan Tol di Section Harbour Road II Jakarta Utara 

  14. Pengembangan Jalan Tol Dalam Kota Bandung

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google
News
dan WA Channel

Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER