Friday, June 21, 2024
HomeInternasionalJaksa Tuntut Hunter Biden Dinyatakan Bersalah soal Kepemilikan Senpi

Jaksa Tuntut Hunter Biden Dinyatakan Bersalah soal Kepemilikan Senpi


Jakarta, CNN Indonesia

Pengadilan mulai mempertimbangkan bukti-bukti dalam sidang kasus Putra Presiden Amerika Serikat Joe Biden, Hunter Biden, atas tuduhan kepemilikan senjata api secara ilegal.

Sebanyak dua belas juri berunding selama sekitar satu jam setelah mendengarkan argumen penutup, dan meminta Biden dinyatakan bersalah.

Sidang akan dilanjutkan pada Selasa (11/6) pukul 09.00 waktu setempat, kata seorang pejabat pengadilan.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Kami meminta Anda agar hukum ini berlaku sama terhadap terdakwa ini dan juga terhadap orang lain,” kata jaksa penuntut pemerintah Derek Hines kepada juri dalam persidangan seperti dilaporkan Reuters.

“Ketika dia memilih berbohong dan membeli senjata, dia melanggar hukum. Kami meminta Anda mengembalikan satu-satunya putusan yang didukung bukti – bersalah,” kata Hines.

Sebelumnya, Hunter Biden telah mengaku tidak bersalah atas tuduhan kejahatan termasuk berbohong tentang kecanduannya ketika dia mengisi dokumen pemeriksaan pemerintah untuk pistol Colt Cobra dan memiliki senjata tersebut secara ilegal selama 11 hari.

BACA JUGA:   Demo Pro Palestina di Kampus AS Makin Kacau, 300 Pedemo Diciduk

Pengacara Hunter Biden, Abbe Lowell membandingkan kasus pemerintah dengan pekerjaan seorang pesulap yang memusatkan perhatian pada penggunaan narkoba berbulan-bulan atau bertahun-tahun sebelum pembelian senjata untuk menciptakan ilusi bahwa Hunter Biden adalah pengguna kokain ketika dia membeli senjata tersebut.

“Mereka kabur selama bertahun-tahun sebelum dia masuk ke StarQuest Shooters dan bertahun-tahun setelahnya,” kata Lowell kepada juri, merujuk pada toko senjata tempat dia melakukan pembelian.

Hakim Distrik AS Maryellen Noreika memerintahkan para juri untuk tidak memihak.

“Anda harus memutuskan kasus ini berdasarkan bukti-bukti,” katanya kepada mereka.

Selama empat hari kesaksian pada minggu lalu, para jaksa memberikan gambaran mendalam tentang perjuangan Biden selama bertahun-tahun melawan penyalahgunaan alkohol dan kokain, yang menurut jaksa secara hukum menghalangi dia untuk membeli senjata.

Dalam argumen penutup jaksa penuntut, seorang pengacara pemerintah mengatakan bahwa pemahaman yang masuk akal atas kesaksian buruk Hunter Biden yang terus-menerus menggunakan narkoba mengisi kekosongan bukti tentang perilakunya pada saat pembelian senjata.

“Itu bersifat pribadi dan jelek serta membebani,” kata jaksa federal Leo Wise kepada juri, merujuk pada kesaksian penggunaan narkoba Hunter Biden. “Tapi itu juga perlu.”

BACA JUGA:   Israel Klaim Sukses Banjiri Terowongan Hamas Pakai Air Laut

Persidangan di Pengadilan Distrik AS di Wilmington, Delaware, merupakan lanjutan dari persidangan bersejarah lainnya yaitu hukuman pidana terhadap Donald Trump pada 30 Mei.

Trump dinyatakan bersalah melakukan kejahatan besar. Trump adalah penantang Joe Biden dari Partai Demokrat dalam pemilihan presiden 5 November mendatang.

Trump dan beberapa sekutu Partai Republik di Kongres menuduh kasus ini dan tiga tuntutan pidana lainnya merupakan upaya bermotif politik untuk mencegah Trump mendapatkan kembali kekuasaan.

Anggota Kongres dari Partai Demokrat menyebut tuntutan terhadap Hunter Biden sebagai bukti bahwa Joe Biden tidak menggunakan sistem peradilan untuk tujuan politik atau pribadi.

Wise mengatakan tidak masalah apakah orang-orang terkenal hadir di pengadilan atau bagaimana mereka bereaksi terhadap bukti-bukti tersebut, kemungkinan merujuk pada kehadiran Ibu Negara Jill Biden. “Semua itu tidak penting. Yang penting dari keterangan saksi,” ujarnya.

Pekan lalu, mantan istri, mantan pacar, dan saudara ipar Hunter Biden memberikan kesaksian kepada penuntut mengenai penggunaan narkoba yang ia lakukan.

Ia mengatakan kepada para juri bahwa mereka sering menemukan obat-obatan dan perlengkapannya dan kadang-kadang merasa khawatir akan kecanduannya yang semakin meningkat.

BACA JUGA:   FOTO: Trump Divonis Bersalah atas Dakwaan Kasus Uang Tutup Mulut

Bacalah dengan bijak bagian-bagian memoar Hunter Biden tentang upayanya yang gagal untuk menjadi bersih dan kembali menggunakan narkoba, tepat sebelum dia membeli senjata tersebut. “Percayalah pada kata-kata terdakwa. Itu adalah kebenarannya,” kata Wise.

Hunter Biden mengatakan kepada hakim yang mengawasi kasus tersebut pada sidang 2023 bahwa dia telah sadar sejak 2019.

Pedoman hukuman untuk dakwaan terhadap Biden adalah 15 hingga 21 bulan, namun para ahli hukum mengatakan terdakwa dalam kasus serupa sering kali mendapatkan hukuman yang lebih pendek dan kecil kemungkinannya untuk dipenjara jika mereka mematuhi ketentuan pembebasan praperadilan mereka.

(pua/pua)

[Gambas:Video CNN]



Source link

BERITA TERKAIT
spot_img

BERITA POPULER