Monday, July 15, 2024
HomeInternasionalGeram Warga China pada UU Properti Kontroversial di Florida

Geram Warga China pada UU Properti Kontroversial di Florida


Jakarta, CNN Indonesia

Undang-undang baru di Florida, Amerika Serikat, melarang warga negara China membeli dan memiliki properti di sana karena khawatir ancaman mata-mata.

Berdasar SB 246, warga negara Rusia, Iran, Korea Utara, Kuba, Venezuela dan Suriah dilarang membeli properti dalam jarak 10 mil (sekitar 16 km) dari “instalasi militer atau fasilitas infrastruktur penting” di Florida.

Kemudian aturan ini makin ketat buat warga negara China. Mereka yang tidak memiliki hak permanen untuk tinggal di AS dilarang membeli properti apa pun.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Florida telah melangkah jauh melampaui hal-hal yang diperlukan untuk memerangi pengaruh Partai Komunis China,” ujar Clay Zhu, pengacara yang bermitra dengan American Civil Liberties Union untuk menuntut UU tersebut, seperti dilaporkan CNN.

Zhu menilai UU tersebut sama dengan UU diskriminatif di masa lalu seperti Chinese Exclusion Act. Menurutnya, harus ada perbedaan antara Partai Komunis China dan warga negara China.

BACA JUGA:   Houthi Dukung Palestina, Separatis Yaman Selatan Malah Mau Bela Israel

Jin Bian, insinyur perangkat lunak, urung membeli rumah dekat kantornya di Tampa, Florida. Dia diberitahu bahwa pembelian rumah di sana bisa membuatnya dipenjara.

“Setelah saya mengetahuinya, saya bahkan tidak repot-repot melihatnya lagi,” kata Bian.

Padahal Bian telah tinggal di AS selama 12 tahun dan seorang penerima visa H-1B. Dia mempertimbangkan kehidupannya di Florida setelah setahun aturan berlaku.

Ancaman mata-mata

UU ini diterbitkan saat hubungan antara AS dan China makin tegang, dan muncul ketakutan besar akan aksi spionase.

Hal ini juga didorong insiden tahun lalu ketika balon pengintai dari China ditemukan di Montana dan akhirnya ditembak jatuh oleh AS.

TikTok pun sempat dituduh sebagai mata-mata. Kemudian anggota parlemen AS memperingatkan pembelian lahan pertanian oleh China memicu ancaman keamanan nasional.

Sementara itu, RUU 264 Senat Florida mulai berlaku pada 1 Juli 2023. Warga negara China yang tidak punya kartu hijau akan dituntut jika ketahuan membeli properti di Florida.

Tak hanya pembeli, penjual dan agen real estate juga dianggap bertanggung jawab berdasarkan hukum.

BACA JUGA:   Diduga Terlibat Korupsi, Menteri Pertanian China Diinvestigasi

Kegelisahan soal SB 264 juga dirasakan Susan Li, pemilik usaha kecil di Orlando, Florida. Dia mengaku “benar-benar merasakan diskriminasi” saat tahu tentang RUU tersebut.

Keluarganya memutuskan untuk berhenti mencari perumahan karena takut akan konsekuensi hukum.

“Tidak peduli apakah saya memiliki green card atau warga negara, saya tetap memiliki wajah Tionghoa,” katanya.

(els/vws)

[Gambas:Video CNN]




Source link

BERITA TERKAIT
spot_img

BERITA POPULER