Thursday, February 26, 2026
HomeHiburanLagu Antrabez Dipakai World Congress on Probation and Parole

Lagu Antrabez Dipakai World Congress on Probation and Parole

LAGU bertajuk “Safer Societies” dari Band Anak Terali besi (Antrabez) bakal menjadi tema event internasional World Congress on Probation and Parole di Bali, tahun ini. Antrabez adalah band yang didirikan oleh warga binaan Lapas Kerobokan, Denpasar. “Dengan dukungan pihak lapas dan tenaga profesional industri musik, kami ingin membuktikan bahwa harapan tetap hidup, bahkan di balik jeruji,” kata Octav Sicilia, pendiri band itu, Jumat, 16 Januari 2026. 

Suara Kebebasan Antrabrez, Band Warga Binaan

Octav menjelaskan, “Safer Societies” merupakan simbol suara kebebasan yang tumbuh dari keterbatasan. Single ini juga menjadi bukti bahwa kreativitas manusia tidak dapat dibatasi oleh ruang dan jeruji. Proyek ini diproduksi sepenuhnya oleh Sicilia’s Label, dengan keterlibatan langsung para warga binaan berbakat yang menjadi personel Antrabez. Musik dan lirik ditulis oleh Octav Sicilia Bersama Shofan Kusuma Firdaus.

Lagu ini memadukan nuansa alternative pop rock dengan sentuhan industrial sehingga menghadirkan karakter musik yang tegas, emosional, dan penuh energi. “Sekaligus membawa pesan kuat tentang perubahan, harapan, dan kemanusiaan,” ujar Octav.

BACA JUGA:   Jokowi Sebut MotoGP Mandalika 2024 Serap 3.000 Tenaga Kerja Lokal

Adapun World Congress on Probation and Parole adalah kongres internasional dua tahunan yang mempertemukan para ahli, pembuat kebijakan, peneliti, praktisi, dan organisasi dari seluruh dunia. Tujuannya, membahas perkembangan sistem probation (pembebasan bersyarat/ pengawasan komunitas) dan parole (pembebasan bersyarat setelah masa tahanan).

Fokus Kongres

Kongres ini fokus pada keadilan restoratif, rehabilitasi pelaku, serta cara-cara inovatif dalam membangun masyarakat yang lebih aman dan inklusif. Melalui “Safer Societies”, Antrabez ingin menyuarakan nilai-nilai keadilan restoratif, hak asasi manusia, serta pentingnya pendekatan kemanusiaan dalam membangun masyarakat yang lebih aman dan lebih baik.

Musik ini, kata Octav,  adalah pengingat bahwa setiap individu memiliki potensi untuk berubah. Selain itu, dengan bermusik, masa depan yang lebih baik dibangun melalui harapan, semangat perubahan, dan solidaritas.

Octav menekankan seluruh proses produksi mematuhi regulasi resmi lembaga pemasyarakatan dan seizin Kanwil-Direktorat Jendral Pemasyarakatan Bali. Mulai 16 Januari 2026, single ini tersedia dalam format digital dan dapat dinikmati melalui kanal distribusi musik resmi dari Sicilia’s Label.

Pilihan Editor: PM Toh Hibur Penghuni Rutan Pondok Bambu 

BACA JUGA:   Hujan Deras Disertai Petir, Laga Jerman vs Denmark Disetop

Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER