Thursday, February 26, 2026
HomeHiburanKetika Jennifer Lawrence Dianggap Kurang Cantik

Ketika Jennifer Lawrence Dianggap Kurang Cantik

AKTRIS peraih Oscar, Jennifer Lawrence, buka suara mengenai pengalamannya yang gagal mendapatkan peran sebagai Sharon Tate dalam film karya Quentin Tarantino, Once Upon a Time in Hollywood (2019). Ia mengungkapkan bahwa salah satu alasan utamanya tidak terpilih adalah karena kritik publik yang menganggap penampilannya tidak cukup cantik untuk memerankan sosok ikonik tersebut.

Pengakuan ini disampaikan Lawrence saat menjadi tamu dalam podcast Happy Sad Confused pada Jumat, 16 Januari 2026. Ia mengenang bagaimana internet dan para kritikus meragukan kemampuannya merepresentasikan Sharon Tate dari sisi visual.

“Semua orang saat itu seperti berkata, ‘Dia tidak cukup cantik untuk memerankan Sharon Tate’,” ujar Lawrence menirukan komentar yang ia terima . Ia menambahkan dengan nada sarkastik bahwa internet tampak sangat bersemangat untuk melabelinya “jelek” demi menghalangi peran tersebut.

Penolakan dari Pihak keluarga Mendiang

Melansir laporan LADBible, penolakan terhadap Lawrence ternyata juga datang dari pihak keluarga mendiang Sharon Tate. Debra Tate, adik kandung Sharon, pada 2017 secara terbuka menyatakan keberatannya jika Lawrence yang terpilih.

BACA JUGA:   Rapor Indonesia di Piala Asia U-17, Tertinggi Peringkat 4

“Bukannya saya memiliki masalah pribadi dengannya, tapi saya rasa dia tidak cukup cantik untuk memerankan Sharon. Kedengarannya memang buruk, tapi saya memiliki standar sendiri,” kata Debra Tate. Debra pada akhirnya lebih mendukung Margot Robbie karena dianggap memiliki kemiripan fisik dan aura yang lebih mendekati sang kakak.

Namun, di sisi lain, sutradara Quentin Tarantino memberikan konteks berbeda mengenai keterlibatan Lawrence dalam proyek tersebut. Mengutip The Hollywood Reporter, Tarantino mengklarifikasi bahwa meskipun ia sempat bertemu Lawrence, ia sebenarnya mempertimbangkan sang aktris untuk peran lain, yakni Squeaky Fromme sebagai salah satu pengikut sekte Charles Manson.

“Saya sempat menjajaki ide Jennifer Lawrence memerankan Squeaky. Dia datang ke rumah saya untuk membaca naskahnya, namun pada akhirnya ada hal yang tidak berjalan sesuai rencana,” kata Tarantino. Peran Squeaky Fromme tersebut akhirnya jatuh ke tangan Dakota Fanning.

Meski begitu, keputusan Tarantino memilih Margot Robbie sebagai Sharon Tate terbukti tepat. Debra Tate bahkan mengaku menangis saat melihat akting Robbie. Ia merasa Robbie berhasil menghidupkan kembali esensi, suara, hingga detail kecil dari kakaknya yang telah wafat hampir 50 tahun silam.

BACA JUGA:   Tanggapan 2 Politikus Gaek PDIP soal Surat Pemakzulan Wapres Gibran oleh Forum Purnawirawan TNI

Bagi Jennifer Lawrence, pengalaman ini menjadi refleksi atas dinamika industri Hollywood yang tidak hanya mengandalkan kemampuan akting, tetapi juga sangat terpengaruh oleh subjektivitas standar kecantikan dan tekanan publik.https://www.ladbible.com/entertainment/celebrity/jennifer-lawrence-quentin-tarantino-sharon-tate-role-784430-20260117

Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER