RAPPER Amerika Serikat Sean ‘Diddy’ Combs akan dibebaskan dari penjara satu bulan lebih cepat. Biro Penjara Federal (FBOP) telah memperbarui tanggal pembebasan penyanyi bernama panggung P Diddy tersebut menjadi 25 April 2028. Hal ini pun menandai sekitar lima pekan lebih cepat dari tanggal semula, yakni pada 4 Juni di tahun yang sama.
Alasan percepatan pembebasan tersebut berdasarkan program rehabilitasi yang diikuti oleh Diddy. “Pak Combs adalah peserta aktif dalam Program Rehabilitasi Penyalahgunaan Narkoba di Rehabilitasi Rawat Inap dan telah menjalani proses rehabilitasinya dengan serius sejak awal. Ia sepenuhnya terlibat dalam pekerjaannya, fokus pada pertumbuhan, dan berkomitmen pada perubahan positif,” kata perwakilan Diddy seperti dilansir The Hollywood Reporter.
Sebelumnya, Diddy dinyatakan bersalah atas pelanggaran Undang-Undang Mann dalam persidangan federal yang sensasional di Manhattan musim panas lalu. Namun, ia berhasil lolos dari tuduhan serius seperti perdagangan seks dan pemerasan yang dilayangkan kepadanya. Diddy pun lantas dijatuhi hukuman selama 50 bulan penjara atas tuduhan terkait prostitusi.
Menurut catatan Entertainment Weekly, bukan kali pertama tanggal pembebasan pria berusia 56 tahun tersebut berubah-ubah semenjak divonis pada 2025. Ia awalnya dijadwalkan untuk dibebaskan pada 8 Mei 2028, sebelum diundur ke Juni. Hingga kini, Sean ‘Diddy’ Combs mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Federal Fort Dix, sebuah penjara berkeamanan rendah di New Jersey, atas kasus hukum yang menimpanya.
Sekilas Kronologi Persidangan P Diddy
Diddy sejatinya telah dipenjara sejak penangkapannya pada September 2024 dengan dakwaan perdagangan seks, konspirasi pemerasan, dan pengangkutan untuk terlibat dalam prostitusi. Ia mengaku tidak bersalah dan membantah semua tuduhan terhadapnya dalam persidangan federal yang dimulai pada 12 Mei di New York, Amerika Serikat.
Setelah persidangan, jaksa penuntut meminta agar Diddy dijatuhi hukuman penjara lebih dari satu dekade. Namun di sisi lain, pengacara pembelanya meminta hukuman yang tidak lebih dari 14 bulan. Pada 3 Oktober 2025, seorang hakim federal menjatuhkan hukuman 50 bulan penjara kepada Diddy dan USD 500.000 sebagai denda yang harus ia bayarkan.
Selain itu, hakim juga memerintahkan lima tahun masa percobaan setelah ia keluar dari penjara. People pun turut melaporkan bahwa sebelum dijatuhi vonis, Diddy telah menjalani hukuman sekitar satu tahun di penjara Kota New York setelah permohonan jaminannya ditolak.
Rencana Pesta Besar Pasca-Penjara
Jurnalis hiburan Rob Shuter, seperti dilansir International Business Times, mengabarkan bahwa Diddy tengah membuat rencana ambisius untuk kehidupan di luar penjara. Shuter pula merupakan seseorang yang sebelumnya pernah bekerja untuk rapper tersebut. Dalam sebuah unggahan di Substack Naughty But Nice miliknya pada Selasa, 3 Maret 2026, Shuter melaporkan bahwa Diddy mengincar sebuah acara perayaan besar untuk menandai kebebasannya.
“Dia (Diddy) menginginkan pesta peluncuran terbesar yang pernah dia adakan,” ucap sebuah sumber kepada Shuter. “Lebih besar dari White Party. Lebih besar dari apapun. Dia ingin pesta itu terasa seperti penobatan.”
Pilihan Editor: Di Balik Kematian Sutradara When Harry Met Sally

