Monday, April 27, 2026
HomeBisnisVisual Google Workspace Dirombak, Akhiri Kebingungan Pengguna pada Android 16

Visual Google Workspace Dirombak, Akhiri Kebingungan Pengguna pada Android 16

Bisnis.com, JAKARTA — Google tengah menyiapkan perombakan besar-besaran pada desain ikon seluruh lini aplikasi Workspace miliknya, mulai dari Gmail hingga Google Meet.

Langkah ini diambil seiring diperkenalkannya Material 3 Expressive sebagai bagian dari pembaruan Android 16 QPR1 sekaligus mengurangi kebingungan pengguna.

Perubahan desain ini menjadi jawaban atas problematika klasik yang selama ini dikeluhkan pengguna: ikon aplikasi Google hampir semuanya terlihat serupa. Penggunaan empat warna merek Google yang seragam pada desain saat ini seringkali menyulitkan pengguna membedakan aplikasi secara cepat tanpa membaca nama di bawahnya.

Laporan 9to5Google, Senin (27/4/2026) mengungkapkan desain terbaru ini memberikan tampilan yang lebih berbeda dan berkarakter. Setiap ikon kini menampilkan bentuk serta ukuran yang bervariasi, tidak lagi terbatas pada skema warna kaku yang selama ini digunakan. Pendekatan baru ini memanfaatkan efek gradasi dan kilau (glow), serupa dengan arah visual yang sudah diterapkan pada ikon Gemini, Maps, dan Google Photos.

Dalam bocoran gambar yang beredar, Google Meet menjadi aplikasi dengan perubahan paling mencolok. Ikon layanan konferensi video ini beralih total ke warna kuning sebagai warna primer. Langkah serupa dialami Google Chat yang kini mengadopsi identitas visual dominan hijau.

BACA JUGA:   2 Kabar Jelek untuk Timnas Indonesia Jelang Berhadapan dengan Jepang di Piala Asia 2023

Di sisi lain, Google Sheets dan Slides kini menggunakan orientasi horizontal. Perubahan posisi ini dinilai lebih sesuai dengan karakteristik penggunaan dokumen lembar kerja dan presentasi. Gmail menjadi satu-satunya aplikasi yang tidak mengalami perubahan drastis, mengingat posisinya sebagai salah satu layanan Workspace paling dikenali secara global.

Penggunaan elemen desain yang lebih beragam ini secara drastis meningkatkan pengenalan aplikasi dalam sekali lirik. Pengguna diharapkan dapat membedakan antar-layanan meskipun ikon ditampilkan dalam ukuran kecil tanpa keterangan teks. Selain itu, desain baru ini diklaim memiliki skalabilitas yang lebih baik di berbagai ukuran layar, terutama untuk perangkat tablet dan ponsel lipat (foldables).

Meski Google belum menetapkan tanggal pasti peluncuran resmi, spekulasi kuat mengarah pada ajang Google I/O 2026 yang akan berlangsung beberapa pekan ke depan. Perhelatan tahunan tersebut diprediksi menjadi panggung utama bagi raksasa teknologi ini untuk memamerkan perombakan visual secara menyeluruh.

Langkah perombakan ini menunjukkan pergeseran strategi desain Google dari yang semula sangat menekankan kohesi merek melalui keseragaman warna, kini lebih mengutamakan fungsionalitas dan kemudahan navigasi pengguna. Dengan identitas visual yang lebih ekspresif, Google berupaya memastikan ekosistem aplikasinya tetap relevan dan mudah diakses di tengah persaingan antarmuka yang kian padat.

BACA JUGA:   The Trees and The Wild Obati Rindu Fans di Synchronize Fest 2025

Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER