Friday, June 26, 2026
HomeBisnisGenAI Mulai Dongkrak Trafik Data, XLSMART Percepat Ekspansi 5G

GenAI Mulai Dongkrak Trafik Data, XLSMART Percepat Ekspansi 5G

Bisnis.com, JAKARTA— PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk. (XLSMART) mempercepat perluasan jaringan 5G menyusul munculnya trafik data baru dari penggunaan layanan GenAI.

Group Head Corporate Communications & Sustainability XLSMART Reza Mirza mengatakan, saat ini perusahaan mulai melihat indikasi meningkatnya trafik yang dipicu oleh penggunaan layanan AI.

“Kami melihat ada indikasi bahwa trafik berbasis GenAI mulai muncul dan diperkirakan akan meningkat seiring meluasnya penggunaan layanan AI di perangkat dan aplikasi harian,” kata Reza kepada Bisnis, Kamis (25/6/2026).

Menurutnya, perkembangan AI tidak hanya berpotensi meningkatkan trafik data, tetapi juga mengubah strategi investasi jaringan operator telekomunikasi. Karena itu, XLSMART menilai perlu adanya fokus yang lebih besar pada peningkatan kapasitas jaringan, efisiensi penggunaan spektrum, latensi rendah, dan densifikasi jaringan agar layanan 5G mampu menopang beban trafik baru.

Reza mengatakan, perusahaan juga telah mengimplementasikan teknologi jaringan berbasis AI-ready yang memungkinkan pemantauan trafik secara real-time dan melakukan penyeimbangan kapasitas secara otomatis ketika terjadi lonjakan penggunaan.

Hal tersebut menunjukkan AI tidak hanya menjadi sumber pertumbuhan trafik data, tetapi juga berperan dalam pengelolaan jaringan agar tetap optimal. 

BACA JUGA:   Suami Walkot Semarang Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, XLSMART terus memperluas jaringan 5G di berbagai wilayah. Saat ini, layanan 5G perusahaan telah menjangkau lebih dari 43 kota dan ditargetkan meningkat menjadi 88 kota/kabupaten pada akhir 2026.

Dari sisi infrastruktur, jumlah BTS 5G XLSMART meningkat signifikan dari 4.864 unit pada kuartal IV/2025 menjadi 12.631 unit pada kuartal I/2026.

Reza menyebut, pencapaian tersebut menempatkan XLSMART sebagai operator dengan jumlah BTS 5G terbesar di Indonesia saat ini.

“Secara keseluruhan, XLSMART mengoperasikan lebih dari 253.000 unit BTS yang mencakup teknologi 4G dan 5G, dengan basis pelanggan seluler mencapai lebih dari 69 juta pelanggan,” katanya.

Perseroan juga menilai ketersediaan spektrum tambahan akan menjadi faktor penting untuk mempercepat pengembangan jaringan generasi kelima. XLSMART diketahui menjadi salah satu peserta yang berminat mengikuti lelang spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz yang digelar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Menurut Reza, kedua pita frekuensi tersebut memiliki fungsi yang saling melengkapi dalam mendukung pengembangan jaringan 5G.

BACA JUGA:   Prediksi Skor Malut United vs Persija Jakarta, Head to Head dan Susunan Pemain

“Lelang spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz akan sangat menentukan percepatan target karena 700 MHz mendukung coverage yang lebih luas, sementara 2,6 GHz memperkuat kapasitas. Keduanya penting agar ekspansi 5G tidak hanya cepat, tetapi juga berkualitas,” katanya.

Selain AI, pertumbuhan trafik data saat ini masih didominasi oleh penggunaan layanan digital sehari-hari seperti video streaming, media sosial, dan mobile gaming. Namun, XLSMART menilai segmen enterprise akan menjadi salah satu sumber pertumbuhan trafik yang semakin strategis dalam beberapa tahun ke depan.

Melalui platform ESTA yang mencakup ESTA Prime, ESTA Eco, ESTA Connect 5G, ESTA Vision, dan ESTA Agent, XLSMART mengembangkan berbagai solusi berbasis 5G untuk mendukung kebutuhan sektor industri, manufaktur, dan agribisnis.

“Secara keseluruhan, XLSMART memandang pertumbuhan trafik akan datang dari kombinasi segmen konsumen dan enterprise, dengan segmen enterprise khususnya industri, manufaktur, dan agribisnis menjadi pendorong pertumbuhan jangka menengah-panjang yang paling strategis,” kata Reza.

Trafik 5G Terus Meningkat

Proyeksi meningkatnya trafik data akibat AI sejalan dengan temuan terbaru Ericsson dalam Ericsson Mobility Report edisi Juni 2026. Ericsson memperkirakan trafik data jaringan seluler global akan terus tumbuh hingga 2031, didorong oleh ekspansi 5G dan layanan fixed wireless access (FWA).

BACA JUGA:   Timnas AMIN Nilai Data Anggaran Pertahanan Tak Bersifat Rahasia

Pada 2025, trafik data seluler global tercatat mencapai 146 exabyte (EB) per bulan dan diproyeksikan meningkat menjadi 328 EB per bulan pada 2031. Jika termasuk trafik FWA, total trafik jaringan seluler diperkirakan mencapai 515 EB per bulan pada akhir periode tersebut.

Laporan itu juga menunjukkan porsi trafik yang dibawa jaringan 5G meningkat pesat. Pada 2025, sekitar 48% trafik data seluler global telah berjalan di jaringan 5G dan diproyeksikan naik menjadi 85% pada 2031.

Ericsson menilai adopsi perangkat berbasis augmented reality (AR), virtual reality (VR), mixed reality (MR), serta aplikasi GenAI multimodal akan menjadi salah satu faktor utama yang mendorong pertumbuhan trafik data dalam beberapa tahun mendatang.

Di tengah tren tersebut, operator telekomunikasi diperkirakan akan semakin fokus memperluas jaringan 5G dan menambah kapasitas spektrum untuk mengakomodasi kebutuhan data yang terus meningkat.

Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER