Friday, April 12, 2024
HomeBatamWarga Rempang Tidak Menolak Investasi Namun Menolak Penggusuran 16 Titik Kampung Tua

Warga Rempang Tidak Menolak Investasi Namun Menolak Penggusuran 16 Titik Kampung Tua

BATAMUPDATE.COM, BATAM Tuntutan aksi warga Rempang yang menolak penggusuran 16 titik kampung tua disampaikan diluar pagar kantor BP Batam pada Senin (11/9/2023) sekitar pukul 10.00 WIB dalam nuansa hitam.

Mereka tidak menolak adanya investasi yang masuk namun menyampaikan penolakan terkait rencana penggusuran 16 kampung tua di Rempang.

Aksi unjuk rasa mereka juga diawali dengan pengucapan Alfatiha untuk para warga-warga Rempang yang sudah tiada.

Massa juga tampak memadati bundaran BP Batam, baik wanita maupun pria, ada yang muda ada juga massa yang lansia.
Mereka menggunakan mobil komando truk berwarna kuning.

Orator dan sejumlah massa ada juga yang menggunakan pakaian melayu lengkap, seperti tanjak, songket dan lainnya. Ada juga orator yang membacakan puisi tentang ‘Tanah Melayu Dirampas’.

Beberapa perwakilan Melayu di Batam juga yang turut serta. Seperti Melayu Kalimantan Barat, Melayu Lingga, Melayu Riau dan lain sebagainya. Setiap perwakilan juga menyampaikan aspirasinya.

“Kami tak menolak investasi. Tapi jangan gusur 16 Kampung Tua di Rempang,” ujar Seorang orator yang menggunakan seragam melayu berwarna kuning dan bertanjak merah.

BACA JUGA:   Proyek Pengembangan Pulau Rempang Masuk Daftar Program Strategis Nasional

Selain itu, orator juga meminta sebanyak 8 orang Warga Rempang yang diamankan oleh pihak kepolisian untuk dibebaskan. Lantaran mereka hanya ikut mempertahankan tempat tinggalnya.

“Tuntutan betikutnya, cabut Kepala BP Batam. Balikkan saja dia ke Wali Kota,” katanya sembari diteriaki oleh massa.

Orator juga berulang kali mengingatkan agar massa tetap kondusif. Tidak terbawa suasana panas agar bisa menyampaikan aspirasi dengan kondusif.

“Kita Melayu yang bermartabat, jangan anarkis. Komando tetap dari mobil ini. Jangan terbawa suasana,” katanya.

Pantauan Tribunbatam.id, sekitar pukul 10.31 WIB sejumlah massa ada yang memanjat pagar putih BP Batam. Sejumlah aparat keamanan, Ditpam BP Batam, TNI dan Polri mulai bersiap.

“Tolong ya jangan ada yang memanjat pagar,” ujar Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto (Red)

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER