Friday, April 19, 2024
HomeBatamPendekatan Persuasif Membuahkan Hasil,Tujuh Kepala Keluarga Terdampak Pengembangan Rempang Eco-City Bersedia Pindah

Pendekatan Persuasif Membuahkan Hasil,Tujuh Kepala Keluarga Terdampak Pengembangan Rempang Eco-City Bersedia Pindah

BATAMUPDATE.COM, BATAM – Pemindahan warga terus membuahkan hasil. Terbaru, sebanyak 7 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak pengembangan Rempang Eco-City pindah secara serentak ke hunian sementara. Kepindahan mereka dibantu tim dari BP Batam pada Minggu (1/10/2023).

Pemindahan ini pun tak terlepas dari upaya BP Batam dalam mengedepankan sosialisasi pendekatan persuasif ke warga yang terdampak program strategis nasional tersebut.

Empat KK memilih untuk menghuni rumah yang telah disiapkan oleh BP Batam di wilayah Sambau. Sedangkan tiga lainnya tinggal di rumah kontrakan yang dipilih secara mandiri.

“Saya mendukung penuh program pemerintah ini agar ekonomi warga lebih maju. Saya mendaftar dan bersedia pindah tanpa ada unsur paksaan dari pihak manapun,” ujar warga Sembulang Camping, Wulan Ratna Sari.

Wulan berharap, pengembangan Rempang Eco-City dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat ke depannya.

“Silakan berpikir positif, jangan sampai kita bercerai berai karena ulah pihak tak bertanggung jawab yang ingin mengadu domba kita. Kita semua memiliki hak untuk merubah hidup menjadi lebih baik,” tambahnya.

BACA JUGA:   Gubernur Ansar Resmikan Cold Storage Cabai Tanjungpinang, Sarana Stabilisasi Inflasi Kepri

Senada dengan Wulan, warga lain bernama Fahrudin, menegaskan bahwa pemindahan terhadapnya dilakukan dengan senang hati tanpa paksaan ataupun intervensi pihak lain.

“Kami pindah dengan senang hati dan tanpa paksaan. Mudah-mudahan kami bisa lebih maju dan sejahtera dengan adanya program pembangunan dari pemerintah ini,” ungkap pria yang merupakan warga asli Desa Goba Sei Buluh, Kelurahan Sembulang.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, melalui Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait menyambut baik pemindahan terhadap warga yang telah dilakukan dengan maksimal.

Ariastuty mengungkapkan, 7 KK yang telah dipindahkan berasal dari lokasi yang berbeda-beda. Ada yang dari Sei Buluh Simpang Dapur Enam, Goba Sei Buluh, Pasir Panjang, dan Sembulang Camping.

“Sejauh ini ada 10 KK yang sudah menempati hunian sementara. Kami berharap, jumlah tersebut terus bertambah,” ujar Ariastuty.

Sesuai arahan Kepala BP Batam, Ariastuty menekankan jika pemindahan terhadap warga yang terdampak pengembangan Rempang Eco-City dilakukan dengan cara yang humanis. Tanpa ada intervensi ataupun paksaan.

BACA JUGA:   Proyek Perbaikan Jalan Ambles di Tiban, Batam, Diperkirakan Berlangsung 2 Pekan

“Tim yang bertugas di lapangan akan membantu dengan maksimal proses pemindahan hingga warga menempati hunian sementara. Dan BP Batam pun berkomitmen untuk terus melakukan pendekatan humanis dan komunikasi persuasif ke warga selama pendataan dilakukan,” pungkasnya. (*/man)

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER