Monday, May 20, 2024
HomeBisnisNilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Kamis 22 Februari 2024

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Kamis 22 Februari 2024

Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diprediksi akan berfluktuasi namun akan ditutup menguat di rentang Rp15.600-Rp15.670 pada perdagangan hari ini, Kamis (22/2/2024), usai Bank Indonesia menahan suku bunga acuan atau BI Rate 6%.

Pada perdagangan Rabu (21/2/2024), rupiah ditutup menguat 0,16% atau naik 25 poin ke Rp15.635 per dolar AS. Pada saat yang sama, indeks dolar AS juga menguat sebesar 0,03% ke 104,04.

Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi menjelaskan sentimen hari ini datang dari investor yang mengabaikan data inflasi harga konsumen dan produsen AS yang lebih tinggi dari perkiraan untuk bulan Januari. Hal ini karena data tersebut dipengaruhi oleh penyesuaian musiman dan tidak menunjukkan adanya tekanan harga baru. 

“Hal ini akan membuat Federal Reserve berada di jalur yang tepat untuk mulai memangkas suku bunga dalam beberapa bulan mendatang,” tulis Ibrahim, dikutip Kamis (22/2/2024).

Menurut Ibrahim, fokus market kini tertuju pada risalah pertemuan The Fed pada akhir bulan Januari untuk mendapatkan lebih banyak petunjuk mengenai kemungkinan arah suku bunga AS. 

BACA JUGA:   Jelang Akhir Tahun, Cek Kurs Dolar di BCA, BRI, Bank Mandiri, & BNI

Selain risalah rapat The Fed pada hari Rabu, fokus juga tertuju pada pidato dari serangkaian pejabat The Fed minggu ini, termasuk Raphael Bostic dan Michelle Bowman. Keduanya merupakan bagian dari komite penetapan suku bunga bank tersebut.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) kembali menahan suku bunga acuan atau BI Rate pada level 6% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang berlangsung pada 20-21 Februari 2024. Suku bunga Deposit Facility juga diputus tetap di posisi 5,25% dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,75%.

Hal ini sejalan dengan ekspektasi para analis yang memperkirakan  BI akan menahan suku bunga acuan (BI rate) di level 6,00%. Suku bunga Deposit Facility kini berada di posisi 5,25% dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,75%.

Yang membuat BI menahan suku bunga acuan adalah masih adanya sentimen ketidakpastian pemilu yang terjadi di Indonesia saat ini dan keputusan The Fed yang belum memberikan sinyal penurunan suku bunga, Indonesia masih mencatatkan aliran modal masuk.

BACA JUGA:   Profil Felixius Seda yang Lontarkan Candaan Seksisme ke Najwa Shihab

Ibrahim memperkirakan rupiah akan bergerak fluktuatif untuk perdagangan hari ini, tetapi ditutup menguat di rentang Rp15.600-Rp15.670.

Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER