Thursday, May 14, 2026
HomeNasionalRespons Abdul Kadir Karding soal Domino dan Reshuffle

Respons Abdul Kadir Karding soal Domino dan Reshuffle

POLITIKUS Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding menilai pencopotannya sebagai Menteri Pelindungan Pekerja Migran (P2MI) tidak berkaitan dengan momen ia bermain domino bersama mantan tersangka pembalakan liar, Aziz Wellang.

“Enggak (berkaitan) menurut saya,” kata dia saat ditemui usai serah terima jabatan di kantor Kementerian P2MI, Jakarta, pada Selasa, 9 September 2025.

Abdul Kadir Karding bermain domino bersama Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, pengusaha Aziz Wellang, dan Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional Persatuan Olahraga Domino Indonesia Andi Rukman Nurdin pada 1 September. Foto keempatnya kemudian viral. Satu pekan kemudian, 8 September 2025, Presiden Prabowo Subianto mencopot Abdul Kadir Karding demonstrasi masih terjadi di Jakarta.

Abdul Kadir bercerita ia baru mengetahui kabar pemecatannya dari Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya yang menelepon pada Senin sekitar pukul 14.30 WIB. Siangnya, ia masih menghadiri rapat kerja bersama Komisi XII Dewan Perwakilan Rakyat sebagai menteri.

“Itu yang saya bilang agak mendadak,” ujar Abdul. Pergantian jabatan yang tiba-tiba itu, kata dia, bisa saja disengaja untuk mencegah kebocoran informasi. Ia pun mengaku tak masalah mendadak diberhentikan oleh Presiden Prabowo. 

BACA JUGA:   Peluncuran Film Spoiler ZeroBaseOne pada Mei 2024

Abdul mengatakan Prabowo juga tak mengungkap alasan mengapa ia diberhentikan meski baru bekerja kurang dari satu tahun. Kementerian Pelindungan Pekerja Migran adalah kementerian yang baru dibentuk di Kabinet Merah Putih. 

Ia menekankan pergantian menteri merupakan hal prerogatif presiden. “Saya paham ini politik. Politik itu berubah dinamis,” ujar mantan anggota DPR itu. Abdul mengklaim ia akan tetap mendukung pemerintahan Prabowo kendati sudah didepak dari posisi pembantu kepala negara. 

Prabowo Subianto melantik empat menteri dan satu wakil menteri di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin sore, 8 September 2025. Para menteri koordinator dan menteri yang digeser adalah Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Budi Gunawan; Menteri Koperasi Budi Arie; Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo; Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Menteri P2MI Abdul Kadir Karding.

Para menteri dan wamen dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 86 Tahun 2025. Kepres ini mengangkat Mochamad Irfan Yusuf sebagai Menteri Haji dan Umrah; Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah; Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan; Mukhtarudin sebagai Menteri P2MI; dan Ferry Juliantono sebagai Menteri Koperasi. 

BACA JUGA:   Fokus Pemulihan Bareng Persib, Rachmat Irianto Sedih Tak Jadi Bagian Timnas Indonesia di Piala Asia

Adapun Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengatakan partainya memang merekomendasikan Mukhtarudin sebagai Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI). “Kami dari partai hanya merekomendasikan, tapi  keputusan tetap pada Bapak Presiden,” kata Bahlil di Istana Kepresidenan, Jakarta, 8 September 2025.

Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER