MUSISI Virgoun didapuk menjadi pengisi lagu tema utama untuk film terbaru produksi Starvision dan Legacy Pictures, Senin Harga Naik. Melalui lagunya yang bertajuk “Saat Kau Tlah Mengerti,“ Virgoun mengungkapkan bahwa karya tersebut bukan sekadar kontribusi profesional, melainkan sebuah refleksi luka dan memori personal yang mendalam.
Virgoun menceritakan keterikatan emosionalnya yang kuat dengan naskah garapan sutradara Dinna Jasanti. Ia merasa problematika keluarga yang diangkat dalam film tersebut sangat relevan dengan apa yang ia alami di kehidupan nyata bersama sang ibu sejak kecil.
Virgoun: OST Senin Harga Naik Ungkap Hubungan Orang Tua dan Anak
Bagi Virgoun, terpilihnya lagu tersebut sebagai original soundtrack (OST) utama adalah sebuah kebanggaan sekaligus momen haru. Ia mengaku bahwa durasi lagu yang hanya lima menit sering kali tidak cukup untuk menggambarkan kompleksitas hubungan orang tua dan anak secara visual.
“Bangga saya di sini adalah saya musisi yang hanya bisa berkarya dengan waktu 5 menit dalam bentuk sebuah lagu. Tapi alhamdulillahnya, apa yang saya tulis di lagu ini semuanya tertumpah di film ini. Segala bentuk cerita dan problematika yang saya alami dari kecil, persis seperti yang di film ini sama ibu saya,” ungkap Virgoun dengan nada emosional saat konferensipers yang digelar di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Selasa, 3 Maret 2026.Â
Virgoun menjelaskan bahwa lagu tersebut ditulis dengan dua sudut pandang sebagai seorang anak dan ayah. Lirik ikonik, “Kelak kau akan jadi orang tua seperti aku” diakuinya sebagai pengingat akan siklus kehidupan. Ia berharap film ini dapat menjadi perpanjangan tangan untuk mempertegas pesan yang ingin ia sampaikan kepada anak-anaknya kelak.
Musik sebagai Dialog Non-Verbal
Kehadiran lagu Virgoun tidak berdiri sendiri. Penata musik film ini, Hariopati memiliki tugas untuk menjahit emosi tersebut ke dalam setiap adegan. Sony mengungkapkan bahwa musik dalam Senin Harga Naik berperan sebagai penutur non-verbal yang mengisi ruang saat dialog tidak mampu mewakili perasaan karakter.
“Tantangannya besar karena film keluarga ini konfliknya antara ibu dan anak yang sama-sama keras. Jadi musiknya tidak boleh ikut keras atau overpowering karakter mereka. Tugas musik adalah mengantarkan mood yang diharapkan secara non-verbal,” kata Hariopati.
Sony menambahkan bahwa lagu Virgoun sangat membantu proses kreatif penataan musik secara keseluruhan. Menurutnya, tema lirik dan kemasan musik Virgoun sudah sangat sinematik, sehingga mempermudah dirinya untuk membangun lapisan emosi (scoring) di sepanjang film.
Makna ‘Harga Naik’ dan Nilai Diri
Terkait judul film yang unik, Virgoun memberikan interpretasi yang filosofis. Baginya, “Senin Harga Naik” bukan sekadar istilah currency atau mata uang, melainkan tentang pertumbuhan value atau nilai diri manusia yang terus bertambah seiring waktu.
“Yang aku lihat bukan soal currency, tapi soal value diri yang di mana setiap minggunya bertumbuh dan bertambah,” ujarnya menambahkan. Harapannya, penonton tidak hanya terhibur oleh melodi lagunya, tetapi juga bisa meresapi pesan tentang kedewasaan dan rekonsiliasi keluarga.
Film Senin Harga Naik yang juga dibintangi Meriam Bellina, Andri Mashadi, dan Nadya Arina ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop mulai 18 Maret 2026. Penayangan di momen Lebaran diharapkan menjadi waktu yang tepat bagi keluarga Indonesia untuk menonton bersama dan menemukan solusi atas konflik-konflik yang mungkin sedang mereka alami.

