BATAMUPDATE, BATAM – Harapan baru bagi organisasi kepemudaan di Kelurahan Tanjung Sengkuang mulai terwujud. Melalui pemilihan yang berlangsung demokratis, transparan, dan penuh semangat persatuan, Nurhasan, S.Kom. resmi terpilih sebagai Ketua Karang Taruna Kelurahan Tanjung Sengkuang periode 2026-2031.
Pemilihan berlangsung pada Selasa malam (8/9/2026) mulai pukul 19.30 WIB di Aula Kantor Lurah Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam.
Kegiatan tersebut dihadiri Lurah Tanjung Sengkuang Andi Hasanudin, S.Ag., M.M., Sekretaris Kelurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua LPM, seluruh Ketua RT dan RW se-Kelurahan Tanjung Sengkuang, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta panitia penyelenggara.
Sebanyak 150 surat suara disiapkan panitia, terdiri dari 146 hak suara dan 4 surat suara cadangan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 132 pemilih menggunakan hak pilihnya, sementara 14 orang berhalangan hadir.
Empat kandidat mengikuti kontestasi tersebut, yaitu:
• Nomor Urut 1 Nurhasan, S.Kom.
• Nomor Urut 2 Reagen Ariansyah
• Nomor Urut 3 Irwan
• Nomor Urut 4 Muhammad Azhari
Berdasarkan hasil penghitungan suara, Nurhasan, S.Kom. memperoleh 47 suara dan unggul atas tiga kandidat lainnya. Muhammad Azhari memperoleh 43 suara, Reagen Ariansyah 32 suara, sedangkan Irwan memperoleh 9 suara.
Seluruh tahapan pemilihan berlangsung tertib, aman, dan kondusif. Setelah hasil diumumkan, seluruh kandidat saling berjabat tangan sebagai bentuk kedewasaan dalam berdemokrasi. Tidak ada keberatan maupun kericuhan selama proses berlangsung. Seluruh peserta menerima hasil pemilihan dengan penuh sportivitas.
Pemilihan Ketua Karang Taruna tahun ini menjadi momentum penting bagi Kelurahan Tanjung Sengkuang. Berakhirnya masa kepengurusan sebelumnya memunculkan harapan besar dari masyarakat agar Karang Taruna hadir sebagai organisasi yang lebih profesional, transparan, dan mampu menjadi wadah seluruh pemuda tanpa membedakan kelompok maupun golongan.
Untuk pertama kalinya, proses penjaringan calon dilakukan secara lebih terbuka dengan melibatkan Ketua RT, Ketua RW, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi kepemudaan tersebut.
Lurah Tanjung Sengkuang, Andi Hasanudin, S.Ag., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Karang Taruna memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda.
Menurutnya, Karang Taruna ke depan tidak hanya fokus pada kegiatan sosial, tetapi juga harus mampu membangkitkan potensi pemuda di berbagai bidang.
“Karang Taruna harus mampu membangun seni dan budaya, melahirkan prestasi, membina generasi muda agar memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik didepan umum dan memiliki jiwa kepemimpinan, serta menjadi pelopor dan penggerak di tengah masyarakat. Pemuda harus menjadi agen perubahan yang membawa Tanjung Sengkuang menjadi lebih baik. Mari kita melangkah dengan satu tujuan, satu semangat, dan satu langkah untuk kemajuan bersama,” ujar Andi Hasanudin.
Terpilihnya Nurhasan bukan tanpa proses. Ia merupakan calon yang diusung oleh RW 12 setelah melalui mekanisme seleksi internal yang dilakukan secara terbuka.
Ketua RW 12, Madi Dwinando, menjelaskan bahwa sebelum menentukan satu nama yang akan maju dalam pemilihan tingkat kelurahan, RW 12 terlebih dahulu melaksanakan fit and proper test terhadap seluruh kandidat yang berasal dari wilayahnya.
Dalam forum tersebut, para calon diwajibkan menyampaikan visi, misi, program kerja, serta menjawab pertanyaan dari Ketua RT, Ketua RW, dan tokoh masyarakat.
“RW 12 tidak serta-merta menunjuk calon. Kami terlebih dahulu melaksanakan fit and proper test terhadap seluruh kandidat yang ingin maju. Kami ingin memastikan bahwa calon yang kami usung benar-benar memiliki kemampuan, integritas, pengalaman organisasi, serta komitmen untuk membawa perubahan bagi Karang Taruna Tanjung Sengkuang,” ujar Madi Dwinando.
Dari hasil penilaian tersebut, Nurhasan, S.Kom. dipilih menjadi satu-satunya calon yang mewakili RW 12.
Menurut Madi, keputusan tersebut didasarkan pada rekam jejak Nurhasan yang dinilai sangat kuat di bidang pendidikan, organisasi, dan pemberdayaan masyarakat.
“Profil Pak Nurhasan sangat luar biasa. Beliau aktif dalam bidang pendidikan nonformal, organisasi kemasyarakatan, dan kewirausahaan. Pengalamannya dalam mengelola lembaga pendidikan, yayasan, perusahaan, serta berbagai organisasi menjadi bekal penting dalam membangun kolaborasi, memberdayakan masyarakat, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kami meyakini beliau mampu membawa Karang Taruna menjadi organisasi yang profesional, transparan, dan benar-benar hadir untuk seluruh masyarakat,” katanya.
Madi menambahkan bahwa proses seleksi internal tersebut merupakan bentuk komitmen RW 12 dalam menghadirkan calon terbaik, bukan sekadar berdasarkan kedekatan personal.
“Kami ingin menghadirkan budaya baru dalam berorganisasi. Yang dipilih adalah kapasitas, integritas, dan rekam jejak. Harapan kami, Karang Taruna ke depan menjadi rumah bersama bagi seluruh pemuda, bukan milik kelompok tertentu.”
Nurhasan, S.Kom. bukan sosok baru dalam dunia organisasi dan pemberdayaan masyarakat. Pria kelahiran Serang, 12 Januari 1983 itu merupakan lulusan Strata 1 Teknik Informatika yang selama ini aktif dalam dunia pendidikan nonformal, kewirausahaan, serta organisasi kemasyarakatan.
Ia saat ini menjabat sebagai Ketua PKBM Karya Bangsa Batam, Ketua Yayasan Ariqin Khalaf Alfatih, Direktur PT Tunas Mekar Nusa, Direktur PT Tani Nusantara, Sekretaris Forum PKBM Provinsi Kepulauan Riau, Ketua Forum Pendidikan Guru Nonformal Kepulauan Riau.
Dengan pengalaman tersebut, Nurhasan dinilai memiliki kapasitas untuk membawa Karang Taruna menjadi organisasi yang lebih profesional dan mampu menjawab tantangan pemuda saat ini.
Dalam penyampaian visi dan misinya, Nurhasan menegaskan komitmennya untuk membangun Karang Taruna yang berlandaskan transparansi, akuntabilitas, profesionalisme, keadilan, serta tidak berpihak kepada kelompok, keluarga, maupun kepentingan pribadi.
“Karang Taruna adalah organisasi sosial masyarakat. Karena itu, kepengurusannya harus mengedepankan transparansi, akuntabilitas, profesionalisme, serta mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun golongan,” tegasnya.
Usai dinyatakan terpilih, Nurhasan mengajak seluruh elemen masyarakat bersatu membangun Karang Taruna.
“Kemenangan ini bukan kemenangan saya pribadi. Ini adalah kemenangan seluruh pemuda Tanjung Sengkuang. Perbedaan pilihan telah selesai. Kini saatnya kita bersatu, bergandengan tangan, dan bekerja bersama membangun Karang Taruna yang lebih baik, lebih terbuka, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga berkomitmen membangun sinergi dengan Pemerintah Kelurahan, RT/RW, dunia usaha, lembaga pendidikan, serta seluruh elemen masyarakat agar Karang Taruna mampu menjadi wadah pengembangan karakter, peningkatan keterampilan, pemberdayaan ekonomi, hingga penciptaan peluang kerja bagi generasi muda.
Dengan terpilihnya kepemimpinan baru ini, masyarakat berharap Karang Taruna Kelurahan Tanjung Sengkuang menjadi organisasi yang semakin profesional, inklusif, inovatif, dan mampu menjadi pelopor perubahan serta penggerak pembangunan kepemudaan di Kota Batam.(md)

