Jakarta, CNN Indonesia —
Michael CarrickĀ dipastikan selamat dari pemecatan dan tetap memimpinĀ Manchester United pada laga tandang melawan Chelsea, Sabtu (31/10).
Melansir The Telegraph, selamatnya posisi Carrick didapat setelah sang manajer menggelar pertemuan khusus dengan CEO Omar Berrada serta Direktur Teknik Jason Wilcox.
Pihak manajemen Manchester United disebut sepakat memberikan kesempatan tambahan bagi Carrick untuk memperbaiki kinerja The Red Devils yang terpuruk pada awal musim ini.Ā
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Langkah ini diambil di tengah krisis hasil buruk Man United di Premier League. Tim arahan Carrick saat ini tertahan di papan bawah klasemen setelah hanya mengoleksi tujuh poin dari delapan laga.
Tekanan terhadap Carrick makin memuncak usai kalah telak 0-3 dari Bournemouth di Old Trafford. Hasil minor tersebut memperpanjang rekor buruk tim yang hanya memetik dua kemenangan dari 12 laga.
Apalagi, sebelum kalah dari Bournemouth, MU hancur lebur di Liga Champions usai digasak Como 1907 1-4. Kondisi internal tim turut memanas akibat friksi terbuka antara pelatih dan manajemen dengan pemain.
Kapten tim Bruno Fernandes secara terbuka melontarkan kritik atas taktik yang diterapkan Carrick. Lalu Lisandro Martinez juga demikian, namun kritiknya lebih mengarah kepada jajaran manajemen.Ā
Carrick merespons situasi tersebut dengan mencadangkan Bruno saat menjamu Bournemouth. Langkah tegas Carrick memicu beragam reaksi dari pendukung setia MU.
Meski diterpa isu pemecatan, Carrick tetap memimpin sesi latihan tim utama secara normal. Ia menegaskanĀ lambaian tangannya kepada suporter usai laga terakhir bukan sinyal perpisahan.
“Itu bukan salam perpisahan dari saya. Saya merasakan emosi yang campur aduk karena menyadari para pemain sedang melewati masa-masa sulit,” kata Carrick seperti dilaporkan Metro.
Manajemen MU, menurut sejumlah laporan media massa Inggris, terus memantau nama-nama pelatih top seperti Eddie Howe dan Julian Nagelsmann sebagai opsi pengganti.Ā
(kar/abs)

