Monday, July 15, 2024
HomeBisnisSejarah Hari Donor Darah Sedunia, Diperingati Setiap 14 Juni

Sejarah Hari Donor Darah Sedunia, Diperingati Setiap 14 Juni

Bisnis.com, JAKARTA – Hari Donor Darah Sedunia diperingati setiap tanggal 14 Juni untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pentingnya darah bagi orang lain.

Selain itu, Hari Donor Darah juga diperuntukkan bagi orang-orang yang sudah sukarelawan mendonorkan darahnya untuk menyelamatkan banyak jiwa di dunia.

Sejarah Hari Donor Darah Sedunia

Dilansir dari oswalpublishers.com dan drsheetusingh.com, Hari Donor Darah Sedunia atau World Blood Donor Day pertama kali diperingati pada tahun 2004. Adapun secara global, peringatan ini ditetapkan oleh World Health Assembly ke 58 pada 14 Juni 2005.

World Health Assembly memilih tanggal tersebut karena bertepatan hari kelahiran Karl Landsteiner. Dia merupakan dokter dan ahli biologi asal Australia yang mendirikan transfusi darah modern.

Landsteiner menemukan golongan darah ABO pada tahun 1901 dan melakukan pengembangan sistem klasifikasi golongan darah yang sampai saat ini masih digunakan di dunia. Setelah itu, pada tahun 1937 dia bersama Alexander S Wiener, mencoba mengidentifikasi faktor Rhesus yang memungkinkan prosedur transfusi darah dapat dilakukan dengan aman kepada pasien.

BACA JUGA:   Konsumsi Listrik di Bali Meningkat 12,59% Selama Libur Lebaran

Hari Donor Darah Sedunia yang sudah dirayakan hampir 20 tahun ini, menjadi titik awal untuk mendukung berbagai program dan kampanye keamanan darah. Selain itu, juga inisiatif yang lebih luas dalam memperkuat layanan transfusi darah di dunia.

Tema Hari Donor Darah Sedunia 2024

Pada Hari Donor Darah Sedunia 2024, WHO dan komunitas diseluruh dunia bersatu dalam tema “20 Years of Celebrating Giving: Thank You Blood Donors!”.

Tema ini diusung sebagai ucapan rasa terima kasih kepada para pendonor darah yang secara sukarelawan telah mendonorkan darahnya.

Peringatan Hari Donor Darah menjadi kesempatan yang baik untuk menyoroti pentingnya transfusi darah yang dilakukan pendonor kepada para pasien.

Selain itu, juga waktu yang tepat untuk mengatasi tantangan kesehatan dan mempercepat kemajuan menuju masa depan, dimana donor darah dapat diakses lebih mudah serta aman secara universal.

Tujuan dan Pentingnya Hari Donor Darah Sedunia

Hari Donor Darah Sedunia, secara garis besar bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya melakukan donor darah, dan dampaknya pada sistem layanan kesehatan diseluruh dunia. Berikut tujuan dan pentingnya peringatan ini.

BACA JUGA:   Densus 88 Ungkap Modus Pendanaan Terorisme 2023: Kripto hingga Fundraising

1. Mendorong masyarakat untuk mendonorkan darah dengan menyoroti peran pentingnya dalam layanan kesehatan.
2. Mengakui dan merayakan kebaikan para pendonor darah
3. Menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai prosedur donor darah yang aman
4. Memobilisasi pendanaan dan dukungan untuk program yang mempromosikan donor darah
5. Pendukung akses universal terhadap darah yang aman
6. Menyelamatkan nyawa melalui tindakan donor darah tanpa pamrih

Manfaat Donor Darah

Mengutip EMC Healthcare, rutin melakukan donor darah dalam jangka waktu tertentu memiliki dampak baik bagi kesehatan tubuh. Berikut manfaat transfusi darah.

1. Meningkatkan produksi darah
2. Menurunkan risiko kolesterol
3. Mengurangi risiko kanker
4. Meningkatkan kesehatan jantung
5. Membakar kalori
6. Meningkatkan kinerja organ ginjal
7. Meningkatkan kesehatan mental
8. Mempercepat penyembuhan luka. (Nur Afifah Azahra Aulia)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google
News
dan WA Channel

Source link

BERITA TERKAIT
spot_img

BERITA POPULER