Sunday, May 3, 2026
HomeInternasionalIsrael Sepakati Pembelian Dua Skuadron Jet Tempur dari AS

Israel Sepakati Pembelian Dua Skuadron Jet Tempur dari AS


Jakarta, CNN Indonesia

IsraelĀ mengumumkan telah menyetujui kesepakatan bernilai miliaran dolar untuk membeli dua skuadronĀ jet tempur dari Amerika Serikat, termasuk F-35 dan F-15IA. Israel bertujuan memperkuat keunggulan udara hingga beberapa dekade ke depan.

Kementerian pertahanan Israel mengonfirmasi hal ini pada Minggu (3/5). Pembelian ini mencakup satu skuadron F-35 multi-role stealth fighters dari Lockheed Martin dan satu skuadron F-15IA dari Boeing.



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rencana ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memastikan keunggulan udara Israel, terutama dalam konteks situasi keamanan yang terus berkembang di kawasan.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan akuisisi ini merupakan bagian dari rencana “Shield of Israel,” yang dirancang untuk memberikan keunggulan kualitatif yang berkelanjutan bagi Israel Defense Forces (IDF), militer Israel.

BACA JUGA:   RI Kecam Aksi Barbar Pemukim Israel ke Masjid Al-Aqsa

“Misi kami jelas: untuk memastikan IDF memiliki peralatan, kemampuan, dan kekuatan untuk beroperasi di mana saja, kapan saja,” ujar Katz seperti diberitakan AFP.

F-35, salah satu pesawat tempur tercanggih di dunia yang merupakan hasil kerja sama antara Amerika Serikat dan sejumlah negara sekutu, sudah digunakan oleh Israel dalam jumlah yang cukup banyak.

Pesawat ini terkenal karena teknologi siluman (stealth) dan kemampuannya yang luar biasa dalam misi militer.

Israel sendiri sudah melakukan banyak hal dalam konflik di Gaza, seperti melakukan serangan udara intensif yang menargetkan posisi Hamas, termasuk terowongan, pusat komando, dan tempat peluncuran roket.

Serangan tersebut menyebabkan kerusakan besar di wilayah yang padat penduduk, termasuk rumah sakit dan sekolah.

Selain itu, Israel juga sudah berperang dua kali melawan Iran dalam waktu kurang dari setahun, dengan penggunaan kekuatan udara jarak jauh untuk menyerang wilayah Iran.

Pengeluaran pertahanan Israel terus meningkat sejak serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, termasuk dalam anggaran tahun 2026 yang baru disahkan.

BACA JUGA:   Kemlu Soal Pemilu Taiwan: Indonesia Hormati Kebijakan Satu China

Selain konflik di Gaza dan Iran, Israel juga terus berhadapan dengan kelompok Hizbullah di Lebanon Selatan.

(rti)


Add

as a preferred
source on Google





[Gambas:Video CNN]



Source link

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER